Wako Hendri Serap Aspirasi Warga Koto Katik untuk Prioritas Pembangunan

Wako Hendri Serap Aspirasi Warga Koto Katik untuk Prioritas Pembangunan

Konteks Geografis dan Strategi Pembangunan

Plat Merah – Padang Panjang, kota kecil di Sumatera Barat dengan luas 15,45 km², memiliki wilayah yang rentan terhadap perubahan alam akibat topografi perbukitan. Kelurahan Koto Katik, yang terletak di Kecamatan Padang Panjang Timur, menjadi salah satu wilayah kunci dalam rencana pembangunan 2027. Dengan 85% penduduk bergantung pada sektor pertanian, isu infrastruktur dan irigasi menjadi prioritas yang tidak bisa diabaikan.

Dialog Terbuka: Perspektif Pemangku Kepentingan

Audiensi terbuka di Taman Perkim Lingkar Selatan dihadiri 150 peserta, termasuk 30 perwakilan kelompok tani. Mayoritas usulan warga (70%) terkait infrastruktur jalan, dengan 20% fokus pada pengembangan wisata sungai. Berikut poin utama yang disampaikan:

  • Perbaikan Jalan Lingkar Selatan: 3 titik longsor telah menghambat akses 12 desa.
  • Penerangan Jalan Umum: 15 km jalan tanpa PJU di daerah pertanian.
  • Jaringan Irigasi: 40 hektar lahan pertanian terancam kekeringan.
  • Pengembangan Wisata: Potensi sungai belum dimanfaatkan secara optimal.

Analisis Kebutuhan Finansial

Mayor Hendri mengakui keterbatasan anggaran APBD 2026. Berikut proyeksi kebutuhan dana untuk 2027:

ProgramKebutuhan DanaSumber Anggaran
Pengerasan Jalan Lingkar SelatanRp 150 miliarKementerian PUPR
Instalasi PJURp 25 miliarAPBD 2027
Pengembangan IrigasiRp 50 miliarKerja Sama Pemda

Dampak Jangka Panjang

Perbaikan infrastruktur di Koto Katik diperkirakan akan meningkatkan produksi pertanian hingga 30% dalam 5 tahun ke depan. Namun, ada risiko ketergantungan pada dana pemerintah pusat. Untuk mitigasi, Hendri menyarankan pendekatan public-private partnership dengan perusahaan lokal.

Kronologi Kebijakan Pembangunan

Sejak 2021, Pemko Padang Panjang telah melaksanakan 7 program infrastruktur. Berikut perkembangan kritis:

TahunProgramStatus
2021Pembangunan Jalan Raya PemudaSelesai 80%
2023Penyuluhan Pertanian OrganikSelesai 100%
2025Rehabilitasi Pasar PusatSelesai 50%

Kolaborasi Multi-Pihak

Dialog ini memperkuat komitmen pemerintah untuk melibatkan kelompok masyarakat dalam perencanaan. Bupati Padang Panjang, Wakil Wali Kota Allex Saputra, menekankan pentingnya participatory budgeting dalam APBD 2027. Forum Diskusi Publik akan diadakan setiap triwulan untuk memastikan transparansi.

Komitmen pemerintah terhadap pembangunan partisipatif di Koto Katik bisa menjadi model bagi daerah lain di Sumatera Barat. Pemenuhan aspirasi warga tidak hanya meningkatkan kesejahteraan lokal tetapi juga mencegah konflik sosial yang berpotensi mengganggu stabilitas wilayah.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup