Bupati Kampar Serahkan Bantuan Disabilitas dan ATENSI, Tegaskan Komitmen Pemerintah Hadir untuk Masyarakat

Bupati Kampar Serahkan Bantuan Disabilitas dan ATENSI, Tegaskan Komitmen Pemerintah Hadir untuk Masyarakat

Plat Merah – Kabupaten Kampar, 16 Juli 2026 – Dalam upaya memperkuat akses layanan sosial untuk kelompok rentan, Bupati Kampar Ahmad Yuzar menyerahkan secara simbolis bantuan alat bantu disabilitas dan program Bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) yang dibiayai dari APBD dan Kementerian Sosial RI. Acara penyerahan yang diselenggarakan di Gedung Serbaguna Kampar ini menandai komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pemerataan kesejahteraan sosial, khususnya bagi penyandang disabilitas dan kelompok rentan.

Latar Belakang Program Bantuan Disabilitas dan ATENSI di Kampar

Program bantuan ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Kampar dengan Sentra Abiseka Pekanbaru, unit Kementerian Sosial yang bertugas menyalurkan bantuan sosial nasional. Dalam sambutannya, Ahmad Yuzar menekankan bahwa inisiatif ini sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam menciptakan masyarakat yang inklusif dan berkeadilan. “Kolaborasi ini tidak hanya memastikan bantuan tersalurkan tepat sasaran, tetapi juga menguatkan sinergi antarinstansi untuk penanganan isu sosial,” ujarnya.

Detil Bantuan yang Diserahkan

Jenis BantuanJumlahPenjelasan
Alat Bantu Disabilitas25 unitTerdiri dari 6 kaki palsu, 1 tangan palsu, 7 alat bantu dengar, dan 11 kursi roda.
ATENSI109 penerimaTerbagi atas 10 lanjut usia, 11 disabilitas, 26 kelompok rentan, 7 penyintas Napza, dan 55 anak.
Paket Bantuan Sosial109 paketMeliputi 50 paket kebutuhan hidup layak, 5 sandang, 22 perlengkapan sekolah, 20 kewirausahaan, dan 12 sarana kamar.

Menurut data Dinas Sosial Kampar, penyaluran tahun ini mencakup 109 penerima yang diusulkan berdasarkan kriteria ketat, seperti kebutuhan ekonomi, aksesibilitas layanan sosial, dan kondisi fisik. “Kami memastikan setiap bantuan disalurkan ke warga yang benar-benar membutuhkan, tanpa adanya praktik penyalahgunaan anggaran,” tegas Yuzar.

Kolaborasi Pemkab Kampar dan Sentra Abiseka Pekanbaru

Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Kampar Misharti, Sekretaris Daerah Ardi Mardiansyah, serta perwakilan Sentra Abiseka Pekanbaru. Kasubbag Tata Usaha Sentra Abiseka Pekanbaru, Putri Reno Sari, menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemkab Kampar dalam mengidentifikasi kebutuhan masyarakat. “Koordinasi yang terjalin selama dua tahun terakhir memastikan bantuan sosial nasional terserap maksimal di wilayah ini,” katanya.

Dampak dan Harapan ke Depan

Bantuan ini diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga meningkatkan partisipasi sosial penerima. Misalnya, paket perlengkapan sekolah bertujuan memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga rentan, sementara paket kewirausahaan dirancang untuk membangun kapasitas ekonomi masyarakat. “Kami ingin setiap bantuan menjadi katalis perubahan, bukan sekadar bantuan sesaat,” ujar Yuzar.

Kritik dan Tantangan

  • Capaian Tidak Merata: Meski 109 penerima telah menerima bantuan, jumlah ini masih jauh dari total populasi kelompok rentan di Kampar yang mencapai 7.500 orang menurut data 2024.
  • Keterbatasan Anggaran: Bupati mengakui alokasi APBD untuk program sosial tetap terbatas, membutuhkan pendanaan eksternal atau sumbangan swasta.
  • Kebutuhan Edukasi Masyarakat: Beberapa penerima manfaat membutuhkan pelatihan penggunaan alat bantu disabilitas untuk optimalisasi manfaat.

Pihak pemerintah optimistis program ini akan menjadi model kerja sama antara pemerintah daerah dan pusat. “Dengan evaluasi berkala dan peningkatan kuota bantuan, kami yakin masyarakat Kampar semakin inklusif dan aman dari kesenjangan sosial,” pungkas Yuzar.

Langkah ini sejalan dengan target Nasional Kesetaraan dan Inklusi Sosial (NKIS) 2030 yang menetapkan peningkatan akses layanan sosial bagi penyandang disabilitas hingga 80%. Bagi masyarakat Kampar, kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah hadir sebagai mitra yang peduli.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup