Jambore Daerah Sumut 2026: Wagub Ajak Pramuka Jadi Teladan, 5.575 Peserta Ikuti Program Pembentukan Karakter

Jambore Daerah Sumut 2026: Wagub Ajak Pramuka Jadi Teladan, 5.575 Peserta Ikuti Program Pembentukan Karakter

Delapan Poin Pesan Penting Wagub dalam Jambore Daerah 2026

  • Investasi terbaik daerah adalah membangun manusia berkarakter
  • Generasi muda harus adaptif terhadap teknologi dan perubahan sosial
  • Menjaga semangat gotong royong sebagai nilai luhur bangsa
  • Menegaskan pentingnya Pancasila dalam pembentukan karakter
  • Mendorong pemberantasan narkoba melalui pendidikan pramuka
  • Memperluas kerja sama antarlembaga dalam pembinaan generasi
  • Mengembangkan kecerdasan emosional dan intelektual peserta
  • Menjaga kesehatan mental melalui kegiatan luar ruang

Kronologi Pelaksanaan Jambore Daerah XI Sumut

TanggalKegiatan Utama
8 JuliPembukaan oleh Wagub Surya
9-10 JuliKegiatan pembentukan karakter dan kreativitas
11 JuliPertunjukan seni dan demonstrasi kepramukaan
12 JuliPenutupan dan evaluasi program

Struktur Partisipasi Jambore Daerah Sumut 2026

KategoriJumlah Peserta
Pramuka Penggalang3.650 orang
Pembina Pendamping250 orang
Pimpinan Kontingen50 orang
Panitia Penyelenggara265 orang
Pendukung50 orang

Analisis Dampak Program Jambore Pramuka

Plat Merah – Kegiatan Jambore Daerah XI Sumut 2026 memiliki implikasi strategis bagi pembangunan karakter bangsa. Dengan melibatkan lebih dari 5.500 peserta, program ini menciptakan efek ganda:

  1. Bentuk pembelajaran langsung tentang nilai-nilai luhur melalui praktek
  2. Pengembangan soft skills melalui pendekatan pembelajaran luar ruang
  3. Penguatan jaringan relasi antar generasi muda di Sumut
  4. Menyediakan wadah untuk ekspresi kreativitas dan bakat peserta
  5. Membangun kesadaran tanggung jawab sosial dan lingkungan

Keberhasilan program ini ditandai dengan inovasi yang diadopsi, seperti tidak adanya biaya partisipasi peserta yang sebelumnya menjadi hambatan akses. Pemprov Sumut mengalokasikan dana hingga Rp8,5 miliar untuk menjamin kelancaran acara, termasuk pembangunan infrastruktur sementara di kawasan Bumi Perkemahan Sibolangit.

Wagub Surya menekankan bahwa program ini harus menjadi bagian dari ekosistem pendidikan nonformal yang berkelanjutan. “Kita butuh 1000 generasi muda yang mampu memecahkan masalah, bukan hanya mengikuti arus,” ujar tokoh yang juga aktif dalam pembangunan SDGs Provinsi Sumut.

Menyikapi tantangan globalisasi dan digitalisasi, Sekjen Kwarnas Bachtiar Utomo menegaskan pentingnya pendekatan holistik dalam pembinaan pramuka. “Kita sedang mempersiapkan generasi yang bisa menghadapi era Industry 5.0 dengan mental tangguh,” tambahnya.

Keberhasilan Jambore Daerah Sumut 2026 ini diharapkan menjadi model untuk daerah lain dalam mengembangkan potensi generasi muda melalui program luar ruang yang berbasis nilai-nilai Pancasila. Dengan menyatukan antara pembentukan karakter dan pengembangan keterampilan, Sumut menunjukkan komitmennya untuk menciptakan SDM unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup