Selain Jembatan, Wapres Gibran Juga Tinjau Renovasi SDN 7 Jangka di Bireuen

Selain Jembatan, Wapres Gibran Juga Tinjau Renovasi SDN 7 Jangka di Bireuen

PlatMerah.com, Bireuen – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja ke SD Negeri 7 Jangka, Kabupaten Bireuen, Aceh, untuk meninjau progres renovasi sekolah yang rusak akibat bencana banjir bandang dan lumpur pada November 2025 lalu. Kunjungan ini bertujuan memastikan ruang belajar yang aman dan layak bagi siswa setelah bencana yang sempat mengganggu proses belajar mengajar.

Progres Renovasi SDN 7 Jangka

SDN 7 Jangka mengalami kerusakan cukup parah akibat bencana alam yang melanda Bireuen. Wakil Presiden Gibran melihat langsung perkembangan renovasi bangunan sekolah. Selain itu, ia berdialog dengan para guru untuk menyerap aspirasi terkait kebutuhan pembelajaran agar proses belajar dapat kembali berlangsung secara optimal.

Komitmen Pemulihan Pascabencana

Peninjauan renovasi sekolah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam pemulihan infrastruktur dan layanan dasar pascabencana. Tidak hanya fokus pada pembangunan jalan dan jembatan, tetapi juga fasilitas pendidikan yang menjadi kebutuhan penting masyarakat terdampak bencana.

Apresiasi Semangat Gotong Royong

Dalam kesempatan tersebut, Wapres Gibran mengapresiasi semangat gotong royong dari berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat dan daerah, TNI, Polri, relawan, dunia usaha, serta masyarakat. Semangat kebersamaan ini dinilai sangat penting untuk mempercepat proses pemulihan di lapangan.

Tanggung Jawab Negara terhadap Pendidikan

Wapres Gibran menegaskan bahwa menyediakan fasilitas pendidikan yang aman dan layak adalah tanggung jawab negara. Hal ini sangat penting untuk mendukung proses pemulihan dan memastikan anak-anak dapat belajar dalam kondisi yang baik setelah bencana.

Latar Belakang Kerusakan Sekolah

Banjir bandang dan lumpur yang terjadi pada November 2025 menyebabkan kerusakan berat pada berbagai infrastruktur di Bireuen, termasuk SDN 7 Jangka. Kerusakan tersebut sempat menghambat kegiatan belajar mengajar, sehingga renovasi menjadi prioritas untuk memulihkan kondisi sekolah.

Dampak Renovasi bagi Pendidikan di Bireuen

Renovasi SDN 7 Jangka diharapkan dapat mengembalikan suasana belajar yang kondusif dan aman bagi siswa. Hal ini juga mendukung upaya pemerintah dalam pemulihan sosial dan ekonomi pascabencana, khususnya di sektor pendidikan yang menjadi fondasi pembangunan masa depan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup