Kementerian Komdigi Diminta Segera Tindak Tegas Akun Penyebar Hoaks Hingga Disinformasi
PlatMerah.com – Sekretaris Jenderal PASBATA, Sri Budianto, mendesak Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk segera memperkuat penindakan terhadap akun-akun yang menyebarkan hoaks, disinformasi, dan fitnah di ruang digital Indonesia. Ia menilai kondisi penyebaran informasi palsu di media sosial telah mencapai tingkat yang membahayakan persatuan bangsa.
Urgensi Tindakan Tegas di Ruang Digital
Sri Budianto menegaskan bahwa negara tidak bisa membiarkan ruang digital dipenuhi oleh informasi yang sengaja dimanipulasi atau tidak berdasar. Menurutnya, Komdigi harus meningkatkan patroli digital secara konsisten untuk mencegah penyebaran konten negatif yang dapat memecah belah masyarakat.
“Kami meminta Komdigi untuk bertindak lebih tegas. Ruang digital Indonesia tidak boleh menjadi tempat berkembangnya hoaks, fitnah, dan propaganda yang menyesatkan masyarakat,” ujarnya.
Koordinasi dengan Aparat Penegak Hukum
Selain memperketat pengawasan digital, PASBATA juga mendorong Komdigi untuk bekerja sama dengan aparat penegak hukum dalam menelusuri akun-akun yang mengatasnamakan media atau menggunakan identitas seolah-olah media resmi namun menyebarkan informasi yang menyesatkan atau melanggar hukum.
“Jika ditemukan pelanggaran hukum, proses harus berjalan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Penegakan hukum harus adil, transparan, dan tanpa pandang bulu agar memberikan efek jera,” tegas Sri Budianto.
Kebebasan Berekspresi dan Tanggung Jawab
Sri Budianto menegaskan seruan tersebut bukan untuk membatasi kebebasan pers maupun masyarakat dalam menyampaikan pendapat. Kritik yang berdasarkan fakta tetap menjadi bagian penting demokrasi. Namun, kebebasan berekspresi harus diiringi dengan tanggung jawab agar hak masyarakat memperoleh informasi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan tetap terlindungi.
“Kita sudah lelah diadu domba oleh narasi yang belum tentu benar. Jangan biarkan media sosial menjadi arena konflik yang dibangun atas hoaks dan provokasi. Saatnya seluruh elemen bangsa bersatu,” tambahnya.
Peran Masyarakat dalam Menangkal Disinformasi
PASBATA mengajak masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menerima informasi dan tidak mudah percaya pada konten yang belum terverifikasi kebenarannya. Hal ini penting untuk mengurangi dampak negatif dari penyebaran hoaks dan disinformasi yang dapat mengganggu keharmonisan sosial dan pembangunan nasional.
Menjaga Ruang Digital sebagai Sarana Pemersatu
Di akhir pernyataannya, Sekjen PASBATA menegaskan bahwa menjaga ruang digital adalah tanggung jawab bersama. Negara harus hadir untuk memastikan ruang digital tetap sehat dan penegakan hukum dilakukan secara profesional serta berdasarkan hukum agar masyarakat mendapatkan informasi yang akurat, berimbang, dan terpercaya.
“Ruang digital harus menjadi sarana pemersatu bangsa, bukan alat untuk memecah belah masyarakat,” pungkasnya.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.













