3 Bulan Setelah Rilis Directive 8020, Supermassive Games Kembali Lakukan PHK

3 Bulan Setelah Rilis Directive 8020, Supermassive Games Kembali Lakukan PHK

PlatMerah.com – Supermassive Games mengumumkan proses pemutusan hubungan kerja (PHK) yang akan berdampak pada hingga 75 karyawannya, hanya tiga bulan setelah merilis game Directive 8020. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk menjaga keberlangsungan perusahaan di tengah kondisi industri game yang sedang mengalami gejolak.

Fakta Utama PHK di Supermassive Games

Studio pengembang game asal Inggris ini menyampaikan pengumuman singkat melalui platform X (sebelumnya Twitter), menjelaskan bahwa PHK tersebut merupakan langkah yang diperlukan demi memastikan stabilitas finansial perusahaan. Jumlah pasti karyawan yang tersisa setelah PHK ini belum diumumkan.

Konteks Industri Game yang Sedang Berguncang

PHK ini merupakan gelombang ketiga dalam kurun waktu kurang dari tiga tahun terakhir di Supermassive Games. Pada 2024 dan 2025, studio ini juga melakukan pemangkasan tenaga kerja dengan alasan krisis di industri game secara global. Meskipun Directive 8020 menerima respons beragam—dengan beberapa ulasan positif dari kalangan kritikus—hal ini tampaknya tidak cukup untuk mencegah langkah pengurangan karyawan.

Industri game secara umum tengah menghadapi tekanan besar dengan ribuan pengembang kehilangan pekerjaan setiap tahunnya. Brenda Romero, seorang veteran di bidang ini, menyebut situasi saat ini sebagai yang paling parah sejak krisis industri game pada tahun 1980-an.

Analisis Keuangan dan Kepemilikan

Walau Supermassive Games bukan perusahaan sebesar Blizzard, studio ini merupakan bagian dari Nordisk Film yang berada di bawah payung Egmont Group. Pada tahun 2025, Egmont Group mencatat laba operasi sebesar 140 juta Euro dari pendapatan 2,2 miliar Euro, menunjukkan kondisi keuangan grup induk yang relatif sehat. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai prioritas dan distribusi sumber daya dalam industri game, terutama terkait kesejahteraan karyawan.

Dampak dan Perkembangan Terbaru

Keputusan Supermassive ini menunjukkan tantangan yang dihadapi oleh pengembang game, terutama di tengah perubahan pasar dan tekanan ekonomi. PHK massal ini berdampak langsung pada para pekerja dan menimbulkan kekhawatiran tentang stabilitas pekerjaan di sektor kreatif teknologi.

Hingga saat ini, informasi lebih lanjut dari Supermassive Games terkait jumlah pasti karyawan yang terkena dampak atau rencana strategis lanjutan belum tersedia. Pihak kami telah menghubungi Supermassive untuk klarifikasi dan akan memberikan pembaruan jika ada respons.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup