Aturan Teknis Molinas Masih Digodok, Cakra NX1 Jadi Motor Listrik Nasional dengan Jarak Tempuh 140 Km
PlatMerah.com – Pengembangan Motor Listrik Nasional (Molinas) di Indonesia memasuki babak awal setelah peluncuran oleh Presiden RI Prabowo Subianto. Meski Cakra NX1 resmi menjadi motor listrik nasional dengan jarak tempuh mencapai 140 kilometer, aturan teknis dan kriteria resmi untuk produk Molinas masih dalam proses penyusunan oleh Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara).
Sekretaris Jenderal Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (Aismoli), Hanggoro Ananta Khrisna, menjelaskan bahwa pemerintah belum merilis petunjuk teknis yang mengatur persyaratan suatu produk agar dapat mendapatkan status Molinas. Informasi mengenai parameter teknis dan kualifikasi motor listrik nasional juga belum diumumkan secara rinci.
Molinas dan Peran Cakra NX1
Program Molinas bertujuan membangun ekosistem industri motor listrik nasional yang terintegrasi mulai dari produksi, komponen, teknologi, hingga dukungan ekosistem kendaraan listrik. Cakra NX1, yang diproduksi oleh PT Ilectra Motor Group yang menaungi merek ALVA, menjadi produk perdana yang diperkenalkan dalam program ini.
Secara desain, Cakra NX1 memiliki kemiripan dengan ALVA N3 Next Gen. Motor ini menggunakan motor listrik berjenis Hub Drive dengan tenaga maksimum 4,5 kW dan torsi puncak 125 Nm. Kecepatan maksimal yang dapat dicapai sekitar 80 km per jam, sehingga cocok untuk mobilitas perkotaan dan penggunaan harian. Torsi besar memberikan akselerasi responsif, termasuk saat menghadapi tanjakan.
Spesifikasi Baterai dan Jarak Tempuh
Salah satu keunggulan utama Cakra NX1 adalah penggunaan baterai Next Gen berkapasitas 3,3 kWh yang mampu menempuh jarak hingga 140 kilometer dalam satu kali pengisian penuh. Teknologi pengisian cepat juga menjadi fitur penting pada motor ini.
Kondisi Regulasi dan Dampak pada Industri
Hanggoro menyatakan bahwa pelaku industri yang tergabung dalam Aismoli masih memantau dengan seksama perkembangan aturan teknis Molinas. Belum ada kejelasan mengenai mekanisme pemilihan merek yang diperkenalkan dalam peluncuran Molinas, yang saat ini melibatkan tiga merek lokal yaitu ALVA, Gesits, dan LEN.
Ketidakpastian aturan ini juga berdampak pada kesiapan penjualan unit ke masyarakat. Misalnya, Cakra NX1 yang meskipun diperkenalkan, belum masuk tahap produksi massal dan belum tersedia untuk dibeli secara luas.
Perbandingan dengan Motor Listrik Lain
Di pasar motor listrik Indonesia, ALVA N3 dan Polytron Fox 350 menjadi salah satu pesaing utama. ALVA N3 menawarkan desain skutik modern dengan jarak tempuh hingga 140 km, sementara Polytron Fox 350 unggul pada kecepatan maksimum hingga 95 km per jam. Kedua model ini juga menggunakan skema kepemilikan baterai yang relatif terjangkau.
Dengan kemiripan desain dan basis teknologi antara Cakra NX1 dan ALVA N3 Next Gen, Cakra NX1 diharapkan dapat memperkuat posisi motor listrik nasional dalam memenuhi kebutuhan mobilitas sehari-hari di perkotaan.
Pengembangan dan regulasi yang jelas akan menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan industri motor listrik nasional dan memperluas pilihan kendaraan ramah lingkungan bagi masyarakat Indonesia.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.













