Profil Spesifikasi Kapal Induk Italia Giuseppe Garibaldi, Sejarah Namanya hingga jadi KRI Gajah Mada
PlatMerah.com – Indonesia akan mencatat sejarah baru dalam kekuatan maritimnya dengan kedatangan kapal induk pertama, hasil hibah dari Italia. Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi (C 551) yang berusia lebih dari 40 tahun dijadwalkan tiba di Indonesia pada September 2026 dan akan berganti nama menjadi KRI Gajah Mada.
Sejarah dan Penamaan Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
Giuseppe Garibaldi merupakan nama yang diambil dari seorang jenderal dan pahlawan nasional Italia abad ke-19 yang dikenal memimpin ekspedisi I Mille. Kapal ini dibangun oleh Fincantieri di Monfalcone dan mulai bertugas pada 30 September 1985. Awalnya, kapal ini berfungsi sebagai kapal pengusung helikopter dan platform peperangan antikapal selam sebelum pada 1989 dapat mengoperasikan pesawat tempur sayap tetap.
Spesifikasi Teknis Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- Panjang kapal: sekitar 180 meter
- Mesin: 4 turbin gas CODAG Fiat (lisensi GE)
- Daya: 81.000 hp (60 MW)
- Kecepatan maksimum: 30 knot (56 km/jam)
- Jarak jelajah: 7.000 mil laut (13.000 km) pada 20 knot
- Persenjataan utama: 4 peluru kendali Otomat Mk2, 2 peluncur torpedo ILAS, 2 peluncur SAM Aspide (8 sel), 3 CIWS Oto Melara Kembar 40L70 DARDO
- Sistem pertahanan tambahan: 2 peluncur SCLAR 20 laras, sistem anti-torpedo SLQ-25 Nixie, SLAT, dan sistem ECM
Kapten induk ini juga telah mengalami modernisasi pada 2003 dan restrukturisasi besar pada 2013 untuk meningkatkan kemampuannya.
KRI Gajah Mada: Lompatan Strategis Kedaulatan Maritim Indonesia
Dengan resmi menjadi bagian dari armada TNI Angkatan Laut, KRI Gajah Mada akan memperkuat kemampuan Indonesia dalam operasi ekspedisi, pertahanan udara, serta pengendalian laut. Kapal ini membawa pengalaman panjang dari penggunaan di Italia dan menandai tonggak sejarah penting dalam kedaulatan maritim nasional.
Keberadaan kapal induk ini akan memberikan dimensi baru bagi kekuatan pertahanan laut Indonesia, memperkuat posisi strategis di kawasan, serta mendukung operasi militer yang lebih luas di wilayah perairan nasional dan sekitarnya.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












