Prabowo Paris: Ratusan Diaspora Indonesia Sambut Presiden Usai Kunjungan Kenegaraan
Plat Merah – Tiba di Paris, Presiden Prabowo disambut ratusan diaspora Indonesia [titlebase] menjadi sorotan utama ketika sang pemimpin kembali ke tanah air pada Sabtu, 30 Mei 2026. Kedatangan beliau di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, pukul 10.00 WIB, menandai penutup rangkaian kunjungan kenegaraan yang intensif di Prancis sejak 26 Mei lalu.
Setibanya di bandara, Prabowo disambut hangat oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, serta Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita. Sambutan resmi tersebut dilanjutkan dengan foto bersama, menegaskan komitmen pemerintah Indonesia dalam memperkuat hubungan strategis dengan mitra Eropa.
Selama di Paris, agenda Prabowo meliputi serangkaian pertemuan bilateral dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron, baik di Les Invalides maupun di Istana Élysée. Kedua pemimpin membahas isu-isu strategis, termasuk kerja sama pertahanan, energi, serta perdagangan. Salah satu hasil konkret adalah peluncuran France‑Indonesia High Level Business Council yang mempertemukan 30 perusahaan terkemuka dari kedua negara dengan total kapitalisasi pasar gabungan mencapai USD 1,3 triliun.
- Peluncuran dewan bisnis bilateral.
- Empat kesepakatan komersial senilai USD 3,5 miliar di sektor energi, perdagangan, dan pertahanan.
- Salat Idul Adha bersama diaspora Indonesia di Paris pada 27 Mei 2026.
Kunjungan ini juga menampilkan momen kebudayaan, seperti partisipasi Prabowo dalam salat Idul Adha bersama komunitas Indonesia di Paris, memperlihatkan sisi kemanusiaan di tengah agenda diplomatik yang padat. Setelah menyelesaikan serangkaian acara, Prabowo kembali ke Jakarta, meninggalkan kesan mendalam di kalangan diaspora yang menyambutnya dengan antusias.
Di tanah air, suasana kembali hangat ketika Prabowo menurunkan bendera merah putih di panggung penerbangan, disambut oleh ratusan diaspora Indonesia yang menunggu di area kedatangan. Sekali lagi, Tiba di Paris, Presiden Prabowo disambut ratusan diaspora Indonesia [titlebase] menjadi narasi yang mengikat antara diplomasi luar negeri dan kebanggaan nasional.
Para pengamat menilai bahwa kunjungan kenegaraan ini tidak sekadar simbolik, melainkan bagian dari strategi Indonesia untuk memperkuat posisi geopolitik di tengah persaingan global antara Amerika Serikat dan China. Dengan menumbuhkan aliansi kuat bersama Prancis, Indonesia berupaya meningkatkan kapasitas pertahanan, diversifikasi sumber energi, serta memperluas pasar ekspor.
Secara keseluruhan, rangkaian agenda Prabowo di Paris menunjukkan sinergi antara politik, ekonomi, dan budaya. Kembalinya beliau ke Indonesia disambut dengan antusiasme tinggi, menandai keberhasilan diplomasi aktif yang diharapkan dapat menghasilkan manfaat jangka panjang bagi kedua negara.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.









