Sarwendah Tan Hadapi Sidang Mediasi, Bantah Tutup Akses Anak dan Minta Doa untuk Nafkahi Buah Hati
Plat Merah – Jakarta – Polemik rumah tangga antara Sarwendah Tan dan Ruben Onsu memasuki babak baru. Rabu (22/7/2026), Sarwendah Tan hadir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk menjalani sidang mediasi atas gugatan hak asuh anak yang diajukan oleh mantan suaminya, Ruben Onsu. Dalam kesempatan itu, Sarwendah Tan hanya meminta doa dan berharap yang terbaik bagi kedua putri mereka.
Mengenakan busana cokelat, Sarwendah Tan tiba di PN Jaksel pukul 09.25 WIB didampingi kuasa hukumnya, Chris Sam Siwu. Dengan senyum tipis, ia enggan banyak berkomentar mengenai isi mediasi. “Berdoa saja dan berharap yang terbaik buat anak-anak,” ucapnya singkat.
Mediasi Berlangsung Intensif Tanpa Kuasa Hukum
Dalam sidang tertutup tersebut, Ruben Onsu dan Sarwendah Tan berdiskusi langsung dengan hakim mediator tanpa didampingi tim pengacara. Ruben mengonfirmasi bahwa mediasi berjalan lancar dan kondusif, namun belum mencapai kesepakatan final. “Tadi mediasi bersama hakim perantara, tidak hanya berdua. Kami masih akan melanjutkan mediasi di luar pengadilan,” jelas Ruben.
Ruben Onsu berharap proses ini dapat menemukan solusi terbaik demi kepentingan anak-anak. Ia pun menyerahkan seluruh proses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Alasan Pindah Rumah: Teror Debt Collector dan Masalah Finansial
Di tengah sidang, terungkap alasan Sarwendah Tan angkat kaki dari rumah Cilandak yang sebelumnya ditempati. Kuasa hukumnya, Chris Sam Siwu, mengungkapkan bahwa rumah tersebut tidak lagi aman bagi anak-anak akibat seringnya kedatangan debt collector yang mencari seseorang. “Ada pihak-pihak lain yang mencari orang lain di rumah itu. Situasi tidak aman seperti ini tidak baik untuk anak-anak,” kata Chris.
Sarwendah Tan bahkan memiliki bukti rekaman CCTV pada 11 Juli 2026 pukul 21.52 WIB yang menunjukkan sejumlah pria diduga penagih utang datang ke rumah. Selain itu, aset rumah gana-gini tersebut ternyata terancam disita bank, membuat Sarwendah Tan enggan mempertahankannya. “Klien kami tidak mau diberikan harta gana-gini yang bermasalah,” tegas Chris.
Ruben Ganti Nomor, Sarwendah Klaim Sudah Kirim Alamat Baru
Perbedaan keterangan muncul terkait komunikasi antara keduanya. Sarwendah Tan mengaku telah mengirimkan alamat rumah barunya kepada Ruben Onsu. Namun, Ruben mengaku tidak menerima pesan tersebut karena telah mengganti nomor telepon. “Anak-anak tahu nomor baru saya. Komunikasi bisa lewat mereka atau lewat lawyer,” ujar Ruben.
Meski demikian, Ruben percaya bahwa Sarwendah Tan telah memilih tempat tinggal yang layak dan nyaman bagi anak-anak. Kebahagiaan dan kenyamanan buah hati tetap menjadi prioritas utama di tengah proses hukum yang berlangsung.
Sarwendah Menahan Tangis: Saya Ingin Nafkahi Anak Sendiri
Dalam momen emosional, Sarwendah Tan hampir menangis saat menyatakan tekadnya untuk menafkahi kedua putrinya secara mandiri. “Sebagai ibu dengan dua anak perempuan, saya pastinya ingin yang terbaik untuk mereka. Saya berusaha keras untuk menafkahi mereka,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.
Ia meminta doa masyarakat agar diberi kesehatan dan kekuatan untuk terus bekerja. “Saya ingin memberikan mereka pendidikan, rumah, dan kehidupan yang layak tanpa bergantung pada siapapun,” tambahnya.
Kuasa hukumnya, Chris Sam Siwu, menegaskan bahwa sejak Januari hingga Juli 2026, seluruh kebutuhan anak-anak—termasuk pendidikan dan les balet—ditanggung sepenuhnya oleh Sarwendah Tan. “Jangan ada lagi tuduhan bahwa Sarwendah menggunakan nafkah anak dari Ruben untuk kepentingan pribadi,” tutup Chris.
Proses mediasi masih akan berlanjut di luar pengadilan. Publik pun menanti keputusan terbaik bagi kedua buah hati Ruben Onsu dan Sarwendah Tan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












