Penyebab Proyek Tol Jambi-Rengat Mandek, Kemungkinan Mulai Lagi 2027

Penyebab Proyek Tol Jambi-Rengat Mandek, Kemungkinan Mulai Lagi 2027

Plat Merah – Proyek Tol Jambi-Rengat yang melintasi Kabupaten Muaro Jambi, Kota Jambi, dan Tanjung Jabung Barat saat ini mandek pada tahap pelaksanaan. Persoalan utama yang menghambat adalah masalah pembiayaan proyek yang bersumber dari dana pinjaman.

Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Provinsi Jambi, Luthpiah, menyampaikan bahwa proyek tersebut sebenarnya telah melalui proses administrasi dan memasuki tahap perencanaan. Tim persiapan yang bertugas melakukan sosialisasi, konsultasi publik, serta menerbitkan penetapan lokasi dan proses ganti untung pembebasan lahan telah dibentuk. Namun, pelaksanaan fisik proyek terhenti karena kendala pendanaan.

Pemerintah Provinsi Jambi saat ini masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat. Sebelumnya, telah diadakan pertemuan antara pihak terkait di Jambi pada Februari 2026. Luthpiah menjelaskan bahwa karena pembiayaan proyek bersifat pinjaman, prosesnya memakan waktu lebih panjang.

Kondisi serupa pernah terjadi pada proyek jalan Tol Bayung Lencir-Ness dan Tol Ness-Pijoan, yang akhirnya dapat berjalan. Namun, untuk Tol Jambi-Rengat, proses masih tertahan. Rencana awal proyek mencakup panjang 117 kilometer hingga batas Rengat, namun dalam pertemuan terakhir, panjangnya dikurangi menjadi 67 kilometer.

Dengan adanya pengurangan panjang tersebut, harapan agar proyek dapat dimulai kembali pada tahun 2027 masih terbuka, meskipun kepastiannya masih bergantung pada keputusan pusat dan ketersediaan dana.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup