Teken MoU Pendidikan, PM Anutin Sebut RI Negara Populer untuk Mahasiswa Thailand

Teken MoU Pendidikan, PM Anutin Sebut RI Negara Populer untuk Mahasiswa Thailand

PlatMerah.com, Jakarta – Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul menyatakan bahwa Indonesia menjadi salah satu negara tujuan paling populer bagi mahasiswa Thailand. Pernyataan ini disampaikan usai penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kerja sama pendidikan antara Indonesia dan Thailand di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (3/8/2026).

MoU tersebut bertujuan memperkuat kerja sama pendidikan kedua negara melalui pertukaran mahasiswa, dosen, serta pengembangan kualitas pendidikan. Anutin menekankan pentingnya kolaborasi ini untuk meningkatkan sumber daya manusia di kedua negara.

Kerja Sama Pendidikan Indonesia-Thailand

Dalam keterangan pers bersama Presiden Prabowo Subianto, Anutin menjelaskan bahwa MoU ini akan mendorong pertukaran pengetahuan, mahasiswa, dan tenaga pengajar. “Pada tingkat antar masyarakat, hari ini kami menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) tentang kerja sama pendidikan, yang akan mendorong pertukaran pengetahuan, mahasiswa, dan tenaga pengajar, serta meningkatkan kualitas pendidikan di kedua belah pihak di masa mendatang,” ujarnya.

Lebih dari 800 Mahasiswa Thailand Belajar di Indonesia

Saat ini, terdapat lebih dari 800 mahasiswa Thailand yang menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Angka ini menunjukkan tingginya minat mahasiswa Thailand untuk melanjutkan studi di Indonesia. Menurut Anutin, Indonesia menjadi destinasi yang paling diminati, terutama bagi mahasiswa yang berasal dari provinsi perbatasan selatan Thailand.

Apresiasi atas Beasiswa Pemerintah Indonesia

Anutin juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah Indonesia atas pemberian beasiswa bagi mahasiswa Thailand. “Saya menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden dan Pemerintah Indonesia atas dukungan beasiswa bagi mahasiswa Thailand,” tandasnya.

Kerja sama ini diharapkan dapat terus mempererat hubungan bilateral kedua negara, khususnya di bidang pendidikan, serta membuka peluang lebih luas bagi pertukaran akademik dan budaya.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup