Rumah Guru di Glenmore Dibobol Maling, Emas dan Uang Raib

Rumah Guru di Glenmore Dibobol Maling, Emas dan Uang Raib

Plat Merah – Banyuwangi – Sebuah peristiwa pencurian mengguncang ketenangan Dusun Wadungkamidi, Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi. Seorang guru bernama Mahatir (40) menjadi korban pembobolan rumah yang mengakibatkan kerugian mencapai puluhan juta rupiah. Pelaku berhasil membawa kabur perhiasan emas belasan gram dan uang tunai jutaan rupiah. Kejadian ini terungkap pada Selasa, 9 Juni 2026, sekitar pukul 08.45 WIB, saat korban sedang menjalankan tugas mengajar di wilayah Kecamatan Kalibaru.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan keterangan Kapolsek Glenmore AKP Budi Hermawan, peristiwa pencurian pertama kali diketahui oleh ibu korban, Sri Puji Rahayu (65). Saat itu, Sri yang tinggal tidak jauh dari rumah korban melihat kondisi rumah yang tidak biasa. Pintu belakang rumah tampak terbuka dan beberapa barang di dalam rumah berserakan. Sri segera menghubungi Mahatir yang sedang mengajar untuk memberitahukan situasi tersebut.

Setelah mendapat kabar, Mahatir langsung pulang dan memeriksa kondisi rumah. Ia mendapati lemari pakaian telah diobrak-abrik, laci meja terbuka, dan sejumlah barang berharga hilang. Polisi yang datang ke lokasi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi sekitar.

Barang yang Hilang dan Kerugian

Korban melaporkan beberapa barang berharga yang hilang, antara lain:

  • Dua gelang emas 16 karat dengan total berat sekitar 11 gram
  • Satu cincin emas seberat 2 gram beserta surat kepemilikannya
  • Uang tunai sebesar Rp1.700.000

Jika ditaksir, total kerugian mencapai sekitar Rp15 juta hingga Rp20 juta, mengingat harga emas saat ini yang cukup tinggi. Kerugian ini cukup signifikan bagi seorang guru yang mengandalkan gaji bulanan.

Tabel Data Kerugian

Jenis BarangJumlahBerat/TotalEstimasi Nilai (Rp)
Gelang emas 16 karat2 buah11 gramRp11.000.000
Cincin emas1 buah2 gramRp2.000.000
Uang tunaiRp1.700.000
Total EstimasiRp14.700.000

Upaya Polisi dan Penyelidikan

Kapolsek Glenmore AKP Budi Hermawan menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan penyelidikan intensif. Polisi telah memeriksa sejumlah saksi di sekitar lokasi, termasuk tetangga korban dan warga yang melihat aktivitas mencurigakan pada pagi hari kejadian. Selain itu, tim identifikasi juga telah mengambil sidik jari dan barang bukti lain di TKP.

“Kami masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku. Kami mengimbau masyarakat yang memiliki informasi untuk segera melapor ke Polsek Glenmore,” ujar Budi saat dikonfirmasi, Jumat, 19 Juni 2026.

Dampak dan Implikasi bagi Masyarakat

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kejahatan. Kepala Desa Tulungrejo, Suyanto, menyatakan keprihatinannya dan berencana mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling) serta memasang kamera CCTV di titik-titik strategis.

“Kami akan berkoordinasi dengan polisi untuk mengoptimalkan patroli. Warga juga diimbau untuk tidak menyimpan barang berharga dalam jumlah besar di rumah,” kata Suyanto.

Kasus ini juga menyoroti kerentanan rumah yang ditinggal kosong saat pemilik bekerja. Para guru yang sering meninggalkan rumah dalam waktu lama menjadi sasaran empuk. Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi pun diharapkan dapat memberikan edukasi keamanan bagi tenaga pendidik.

Perspektif Hukum dan Pencegahan

Menurut pengamat kriminologi Universitas Jember, Dr. Andi Prasetyo, kasus pencurian di daerah pedesaan seringkali terjadi karena faktor kesempatan dan lemahnya pengawasan. Ia merekomendasikan pembentukan kelompok sadar keamanan dan penggunaan teknologi sederhana seperti alarm atau kunci ganda. “Masyarakat harus proaktif, tidak hanya mengandalkan polisi. Keamanan lingkungan adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, polisi masih memburu pelaku pencurian. Mahatir dan keluarganya berharap pelaku segera tertangkap dan barang berharga mereka dapat kembali. Peristiwa ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua untuk selalu waspada dan menjaga keamanan rumah, terutama saat ditinggal pergi.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup