34 Kader dari 4 Provinsi Lulus Intermediate Training Nasional, HMI Rokan Hulu Gelar Kesuksesan Besar
Pelaksanaan Intermediate Training (LK II) Tingkat Nasional di Rokan Hulu
Plat Merah – Pada 20-25 Juni 2026, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Rokan Hulu menyelenggarakan Intermediate Training (LK II) tingkat nasional selama enam hari di Hotel Gelora, Rokan Hulu. Kegiatan ini dikoordinasikan oleh Tim Master of Training (MOT) yang dipimpin oleh Febri dari Bukittinggi bersama enam master HMI lainnya. Seluruh rangkaian acara dirancang untuk memperdalam kompetensi kepemimpinan, kebangsaan, dan kebijakan publik bagi kader muda.
Tim Penyelenggara dan Dukungan Logistik
- Ketua Tim MOT: Febri (Bukittinggi)
- Master Training: 7 orang ahli bidang organisasi, komunikasi, dan kebijakan publik
- Panitia Pelaksana: 20 orang dari HMI Cabang Rokan Hulu, Pemerintah Kabupaten, dan KAHMI setempat
Jadwal Kegiatan
| Hari | Kegiatan Utama |
|---|---|
| 20 Juni | Pembukaan, sambutan Bupati Rokan Hulu, ice breaking |
| 21 Juni | Workshop kepemimpinan, simulasi kebijakan publik |
| 22 Juni | Studi kasus daerah, kunjungan lapangan ke kantor Pemerintah Kabupaten |
| 23 Juni | Sesi debat publik, pelatihan media sosial untuk aktivis |
| 24 Juni | Penilaian akhir, penyusunan rencana aksi pribadi |
| 25 Juni | Acara penutupan di Rumah Dinas Bupati, serah terima piagam |
Kehadiran Tokoh dan Penutup Acara
Acara penutupan di Rumah Dinas Bupati Rokan Hulu dihadiri Staf Ahli Bupati Margono, S.Sos., M.Si., Kepala Dinas Kominfo Suharman, Kepala Kesbangpol Rokan Hulu, unsur kepolisian, serta perwakilan MD KAHMI Rokan Hulu. Ketua Pelaksana LK II, Jamalulaian, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan menghasilkan 34 kader yang dinyatakan lulus.
Penghargaan dan Sambutan
- Al Fajar, Ketua Umum HMI Cabang Rokan Hulu, mengucapkan selamat kepada para alumni dan memuji dukungan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu.
- Lufita Nur Alfiah, S.P., M.Si., Ketua MD KAHMI Rokan Hulu, menyoroti peran historis HMI sejak 1947 dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia.
- Margono, Staf Ahli Bupati, menegaskan posisi HMI sebagai mitra kritis pemerintah daerah dan membuka ruang bagi gagasan serta kritik konstruktif.
Daftar Kader yang Lulus
| No | Nama | Asal Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|---|---|
| 1 | Ahmad Rizal | Riau | Rokan Hulu |
| 2 | Siti Aisyah | Sumatera Barat | Padang Pariaman |
| 3 | Dedi Pratama | Sumatera Utara | Medan |
| 4 | Rina Wulandari | Bengkulu | Bengkulu Selatan |
Kronologi Singkat
- 19 Juni 2026: Persiapan logistik dan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten.
- 20 Juni 2026: Pembukaan resmi dengan sambutan Bupati Anton (diwakili Margono).
- 21‑24 Juni 2026: Pelaksanaan modul pelatihan intensif.
- 25 Juni 2026: Penutupan, penyerahan piagam, dan foto bersama.
Dampak dan Implikasi bagi Rokan Hulu dan Nasional
Keberhasilan pelaksanaan LK II di Rokan Hulu memberikan beberapa implikasi strategis:
- Peningkatan kapasitas kepemimpinan: 34 kader kini dilengkapi dengan pengetahuan kebijakan publik yang dapat diterapkan di tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten.
- Sinergi pemerintah‑mahasiswa: Dengan dukungan aktif Bupati Anton, HMI menjadi mitra kritis yang dapat menyuarakan aspirasi pemuda secara konstruktif.
- Penguatan jaringan inter‑provinsi: Partisipasi dari Riau, Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Bengkulu menciptakan jaringan kerjasama lintas wilayah yang dapat mempercepat program pembangunan bersama.
- Reputasi Rokan Hulu: Menjadi tuan rumah pelatihan tingkat nasional meningkatkan citra Rokan Hulu sebagai daerah yang mendukung pengembangan SDM muda.
Harapan Kedepan
Al Fajar menekankan bahwa alumni LK II diharapkan menjadi agen perubahan yang berintegritas, mampu menjawab tantangan era digital, perubahan iklim, dan dinamika politik. Ia menambahkan, “Kami akan terus bersinergi dengan pemerintah dan elemen masyarakat untuk mewujudkan Rokan Hulu yang lebih maju.”
Sementara itu, Bupati Anton (melalui Margono) menyatakan komitmen membuka ruang partisipasi bagi organisasi mahasiswa, menegaskan bahwa kritik konstruktif akan selalu disambut sebagai masukan untuk kebijakan yang lebih inklusif.
Dengan selesainya Intermediate Training ini, HMI Cabang Rokan Hulu menegaskan kembali misinya: melahirkan pemimpin muda yang berwawasan kebangsaan, siap mengabdi pada umat, bangsa, dan negara. Langkah selanjutnya adalah mengimplementasikan rencana aksi yang telah dirumuskan masing‑masing kader di wilayah asalnya, sehingga manfaat pelatihan tidak hanya berhenti pada sertifikat, melainkan terwujud dalam program nyata yang meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.










