Rangkaian Gempa Guncang Indonesia: BMKG Catat Aktivitas Tektonik dari Aceh hingga NTT dan Pacitan
Plat Merah – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat serangkaian gempa bumi yang mengguncang sejumlah wilayah Indonesia dalam dua hari terakhir. Informasi BMKG terkini menunjukkan aktivitas seismik yang cukup signifikan terjadi di Aceh, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Jawa Timur. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan tidak mudah terpancing informasi yang belum terverifikasi.
Gempa Bumi di Aceh
Pada Sabtu, 27 Juni 2026 pukul 19.07 WIB, gempa bumi berkekuatan magnitudo 3,1 mengguncang Kabupaten Gayo Lues, Aceh. Berdasarkan info BMKG, pusat gempa berada di darat pada koordinat 4.14 Lintang Utara dan 97.44 Bujur Timur, sekitar 19 kilometer timur laut Gayo Lues. Gempa ini memiliki kedalaman 4 kilometer dan termasuk dalam kategori gempa dangkal. Meskipun berkekuatan kecil, getaran dirasakan oleh sebagian warga. BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi menimbulkan kerusakan.
Gempa M 5,6 Guncang Alor, NTT
Hari yang sama, Sabtu 27 Juni 2026 pukul 19.37 WIT, gempa bumi magnitudo 5,6 terjadi di wilayah Alor, Nusa Tenggara Timur. Info BMKG menyebutkan pusat gempa berada di laut pada koordinat 6.99 Lintang Selatan dan 125.83 Bujur Timur, sekitar 202 kilometer timur laut Alor, dengan kedalaman 10 kilometer. Gempa ini dirasakan cukup kuat oleh masyarakat dan berpotensi menimbulkan kerusakan ringan pada bangunan yang konstruksinya kurang baik. BMKG menegaskan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami. Getaran dilaporkan dirasakan oleh hampir semua orang di sekitar pusat gempa, dengan beberapa laporan gerabah pecah dan barang-barang terpelanting.
Gempa Magnitudo 5,6 di Pacitan, Jawa Timur
Sebelum gempa di Alor, pada Sabtu 27 Juni 2026 pukul 14.47 WIB, gempa berkekuatan magnitudo 5,6 mengguncang wilayah Pacitan, Jawa Timur. Berdasarkan info BMKG, pusat gempa berada di laut pada koordinat 8.96 Lintang Selatan dan 111.16 Bujur Timur, sekitar 86 kilometer tenggara Pacitan, dengan kedalaman 10 kilometer. Guncangan terasa hingga ke Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan sekitarnya. BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi tsunami. Masyarakat di Pacitan dan Yogyakarta melaporkan getaran yang cukup kuat, namun hingga saat ini belum ada laporan resmi mengenai kerusakan atau korban jiwa.
Gempa Susulan Kecil di Pacitan
Pada Minggu, 28 Juni 2026 pukul 03.26 WIB, gempa susulan berkekuatan magnitudo 2,3 kembali mengguncang Pacitan. Info BMKG terbaru menunjukkan pusat gempa berada di koordinat 8.65 Lintang Selatan dan 110.96 Bujur Timur, sekitar 54 kilometer barat daya Pacitan, dengan kedalaman 70 kilometer. Gempa ini termasuk dalam kategori gempa menengah dan tidak menimbulkan kerusakan.
Imbauan BMKG
BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti informasi resmi yang disampaikan melalui kanal resmi BMKG. Informasi awal yang disampaikan merupakan hasil pengolahan data cepat sehingga masih dapat berubah seiring kelengkapan data. Masyarakat diimbau tidak mudah percaya pada berita hoaks atau informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Dengan rangkaian gempa ini, BMKG terus memantau aktivitas seismik di seluruh Indonesia dan mengimbau kesiapsiagaan masyarakat, terutama yang tinggal di daerah rawan gempa.
Rangkaian gempa yang terjadi dalam dua hari terakhir menunjukkan bahwa Indonesia berada di kawasan yang aktif secara tektonik. Masyarakat diharapkan selalu waspada dan memahami langkah-langkah mitigasi bencana. Informasi BMKG menjadi acuan utama dalam menghadapi situasi gempa bumi. Tetap pantau perkembangan terkini melalui sumber resmi.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.









