Polsek Randuagung Suport Siskamling Jaga Kamtibmas
Plat Merah – Kapolsek Randuagung, AKP Edi Kuswanto, menyebutkan bahwa keamanan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Dalam kunjungan ke Poskamling RT 02 RW 05, Dusun Krajan, Desa Randuagung, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, Selasa (23/6/2026), personel kepolisian memberikan imbauan kamtibmas kepada warga yang tengah melakukan ronda malam. Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi preventif Polri untuk mencegah gangguan keamanan.
Latar Belakang Kolaborasi Siskamling
Siskamling (Satuan Kecamatan Lingkungan) adalah program nasional yang telah berjalan hampir seabad, sejak era Orde Baru. Namun, di tengah dinamika kejahatan modern yang semakin kompleks, keterlibatan aktif masyarakat kembali diangkat sebagai kunci keberhasilan kamtibmas. Di Randuagung, Siskamling tidak hanya melibatkan warga, tetapi juga melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, dan pemuda sebagai garda terdepan.
Detil Kegiatan Polsek Randuagung
Anggota Polsek Randuagung melakukan sambang (kunjungan) ke Poskamling setiap minggu secara rutin. Dalam dialog dengan warga, petugas menyampaikan beberapa poin penting:
- Meningkatkan kewaspadaan terhadap pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), terutama di malam hari.
- Mengedukasi warga untuk mengunci ganda atau menggunakan gembok tambahan pada kendaraan roda dua.
- Mensosialisasikan penggunaan Call Center 110 Polri sebagai jalur cepat melaporkan gangguan kamtibmas.
- Mendorong pelaporan segera terhadap potensi konflik atau tindak pidana.
Kapolsek menekankan bahwa sinergi antara polisi dan masyarakat adalah fondasi dari keamanan wilayah.
Dampak dan Implementasi
Kolaborasi ini telah menunjukkan hasil konkret. Data dari Polres Lumajang menunjukkan bahwa kejadian tindak kriminal di Kecamatan Randuagung turun sebesar 25% dalam setahun terakhir. Berikut tabel perbandingan kejadian kejahatan sebelum dan sesudah penguatan Siskamling:
| Jenis Kejahatan | 2025 (Sebelum) | 2026 (Saat Ini) |
|---|---|---|
| Curanmor | 18 kasus | 12 kasus |
| Curat (Pencurian) | 5 kasus | 2 kasus |
| Konflik Sosial | 3 kasus | 1 kasus |
Koordinasi Wilayah dan Teknologi
Polsek Randuagung juga memanfaatkan teknologi untuk memperkuat kamtibmas. Warga bisa melaporkan gangguan melalui aplikasi Polisi Digital yang tersambung ke Call Center 110. Selain itu, pihak kepolisian bekerja sama dengan desa untuk memasang CCTV di titik rawan. Namun, AKP Edi mengakui bahwa keterbatasan dana dan SDM membuat implementasi ini belum maksimal.
Perspektif Masyarakat
Salah satu warga, Ibu Siti, RT 02 RW 05, mengatakan, “Ronda malam sekarang lebih disiplin. Kami merasa aman karena polisi tidak hanya membantu, tapi juga mengajari cara melindungi diri.” Namun, ada juga warga yang khawatir bahwa partisipasi aktif akan berkurang jika tidak ada insentif finansial atau penghargaan.
Tantangan di Masa Depan
Kendala utama Siskamling di Randuagung adalah fluktuasi kehadiran warga. Beberapa generasi muda lebih memilih bekerja di luar dusun, sehingga ronda malam sering diisi oleh warga lanjut usia. Kapolsek mengatakan bahwa pihaknya sedang menggandeng organisasi pemuda setempat untuk merangkul generasi muda.
Keberhasilan program ini akan bergantung pada keberlanjutan komunikasi antara kepolisian dan masyarakat. Dengan pendekatan persuasif dan edukasi terus-menerus, Polsek Randuagung berharap kamtibmas bisa dipertahankan sebagai warisan budaya lokal yang berkelanjutan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












