Live-Action Moana Gagal Berlayar Mulus: Debut Box Office Jauh dari Ekspektasi
Plat Merah – Film Moana live action yang sangat dinantikan oleh para penggemar Disney akhirnya tayang di bioskop. Namun, alih-alih meraih kesuksesan gemilang seperti pendahulunya, adaptasi nyata dari film animasi 2016 ini justru mencatatkan debut yang mengecewakan. Dengan pendapatan global hanya $95 juta pada akhir pekan pembukaan, film Moana live action ini harus menghadapi kenyataan pahit di box office.
Menurut laporan dari berbagai sumber industri, Moana live action yang dibintangi Dwayne Johnson sebagai Maui dan pendatang baru Catherine Laga’aia sebagai Moana, hanya meraup $43 juta di Amerika Utara dan $52 juta dari pasar internasional. Angka ini jauh di bawah target awal Disney yang memperkirakan $65 juta secara domestik dan $140 juta secara global. Padahal, film ini dibanderol dengan biaya produksi yang sangat besar, mencapai $250 juta, belum termasuk biaya pemasaran yang juga tidak sedikit.
Para analis memperkirakan Disney bisa mengalami kerugian hingga $100 juta dari proyek ini. Hal ini menjadi pukulan telak bagi studio yang sebelumnya sukses besar dengan Moana 2 yang meraup lebih dari $1 miliar secara global pada tahun 2024. Padahal, Moana 2 awalnya direncanakan sebagai serial Disney+ sebelum akhirnya dirilis di bioskop.
Salah satu faktor yang disebut-sebut menjadi penyebab kurangnya antusiasme penonton adalah ulasan kritikus yang sangat buruk. Film Moana live action ini hanya mendapatkan skor 34% di Rotten Tomatoes, menjadikannya salah satu remake live-action Disney dengan rating terendah. Banyak kritikus menilai film ini sebagai remake shot-for-shot yang kehilangan jiwa dan imajinasi dari versi animasinya. Meskipun demikian, penonton memberikan respons yang sedikit lebih positif dengan CinemaScore A- dan 63% penonton mengatakan akan merekomendasikan film ini kepada teman-teman mereka.
Kelebihan utama film ini justru datang dari penampilan Catherine Laga’aia sebagai Moana. Banyak kritikus memuji akting dan suaranya yang kuat, mampu menghidupkan karakter Moana dengan cara yang segar tanpa meninggalkan esensi aslinya. Namun, sayangnya kekuatan tersebut tidak cukup untuk mengangkat kualitas film secara keseluruhan. Efek visual yang terkesan artifisial dan kurangnya keajaiban yang ada di film animasi aslinya menjadi kelemahan yang mencolok.
Persaingan ketat di bioskop juga menjadi tantangan tersendiri. Pada akhir pekan yang sama, film keluarga lainnya seperti Minions & Monsters dan Toy Story 5 juga masih kuat di pasaran. Hal ini membuat keluarga harus memilih, dan sayangnya Moana live action tidak menjadi pilihan utama. Paul Dergarabedian, analis box office, mengatakan bahwa meskipun keluarga tetap antusias menonton film, ada batasan jumlah film yang bisa mereka tonton dalam satu waktu.
Kegagalan ini mengingatkan pada nasib Snow White yang dibintangi Rachel Zegler dan Gal Gadot, yang juga mencatatkan pembukaan serupa dan akhirnya menjadi bom box office. Setelah kegagalan tersebut, Disney sempat menunda pengembangan Tangled live-action, namun kemudian melanjutkannya setelah kesuksesan Lilo & Stitch. Kini, dengan hasil yang kurang memuaskan dari Moana live action, masa depan proyek remake live-action Disney lainnya mungkin akan dipertimbangkan ulang.
Meskipun demikian, masih ada harapan bagi film ini untuk bangkit. Dengan liburan musim panas yang masih panjang, Moana live action masih memiliki kesempatan untuk menarik lebih banyak keluarga. Namun, dengan datangnya film baru seperti The Odyssey karya Christopher Nolan, tantangan ke depannya akan semakin berat. Apakah film ini mampu berlayar melawan badai dan mencapai titik impas? Hanya waktu yang bisa menjawab.
Kesimpulannya, Moana live action menjadi contoh lain bahwa tidak semua remake live-action Disney otomatis menjadi sukses. Meskipun memiliki waralaba yang kuat dan pemain berbakat, eksekusi yang kurang meyakinkan dan persaingan ketat membuat film ini gagal membuat percikan besar di box office. Disney harus belajar dari pengalaman ini untuk menyusun strategi yang lebih baik di masa depan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.













