Polisi Ungkap Peredaran Narkoba dan Senjata di Jakarta Utara dan Selatan
PlatMerah.com, Jakarta – Kepolisian di Jakarta Utara dan Selatan berhasil mengungkap berbagai kasus penting terkait peredaran narkoba dan senjata ilegal. Ini termasuk pengungkapan sabu dan obat keras etomidate senilai lebih dari Rp 550 juta di Jakarta Utara serta penemuan narkoba dan ratusan senjata airgun di lingkungan sekolah swasta di Jakarta Selatan.
Di Jakarta Utara, Polsek Metro Penjaringan menangkap seorang pria berinisial B di sebuah rumah kontrakan di Jalan Rawa Bebek, Kelurahan Penjaringan, pada 3 Agustus 2026. Dari penggeledahan, polisi menyita empat paket sabu dengan berat bruto 1,24 gram dan 111 cartridge berisi cairan etomidate. Nilai total barang bukti tersebut diperkirakan mencapai Rp 550 juta. Tersangka mengaku memperoleh sabu dari Jakarta Barat dan menjualnya secara eceran. Sementara 111 cartridge etomidate adalah titipan dari seseorang berinisial AFC yang kini masuk daftar pencarian orang (DPO). Polisi masih memburu keberadaan AFC.
Sementara itu, di Jakarta Selatan, Polres Metro Jakarta Selatan mendalami temuan dua linting diduga ganja dan satu paket diduga sabu di sebuah sekolah swasta di Pondok Pinang. Penyelidikan ini berbarengan dengan temuan 995 senjata airgun berupa senapan dan pistol angin kaliber 4,5 mm yang ditemukan di gudang yayasan sekolah tersebut. Polisi tengah memeriksa saksi dari pihak yayasan dan mendalami dokumen terkait legalitas dan kepemilikan senjata yang belum dipastikan statusnya. Temuan ini diduga terkait dengan konflik kepengurusan yayasan sekolah tersebut.
Selain itu, polisi juga menangani kasus kecelakaan lalu lintas di Bone, Sulawesi Selatan, yang melibatkan seorang anggota polisi dan menyebabkan tewasnya balita berusia 4 tahun. Terjadi ketidaksesuaian kronologi antara keluarga korban dan keterangan polisi mengenai detik-detik kecelakaan yang terjadi di perempatan Jalan Ahmad Yani dan Jalan Besse Kajuara, Watampone.
Dalam penanganan kebakaran gedung Bapenda DKI Jakarta, Polri bersama TNI telah mengerahkan sekitar 125 personel untuk membantu pengamanan agar proses pemadaman berjalan lancar. Polisi juga akan melakukan penyelidikan untuk menentukan penyebab kebakaran setelah mendapat izin masuk dari Dinas Pemadam Kebakaran.
Pengungkapan berbagai kasus ini menunjukkan keseriusan aparat kepolisian dalam memberantas peredaran narkoba dan penyalahgunaan senjata ilegal di wilayah Jakarta dan sekitarnya, serta menangani insiden yang berdampak pada masyarakat luas.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.











