Bigmo Jalani Pemeriksaan Polisi Terkait Konten Promosi Vape Melibatkan Anak

Bigmo Jalani Pemeriksaan Polisi Terkait Konten Promosi Vape Melibatkan Anak

PlatMerah.com, Jakarta – YouTuber sekaligus kreator konten Muhammad Jannah atau yang dikenal sebagai Bigmo menjalani pemeriksaan oleh Polda Metro Jaya pada Senin, 10 Agustus. Pemeriksaan ini terkait kasus promosi produk vape yang melibatkan anak di bawah umur dalam konten siaran langsung yang dibuatnya.

Dalam proses pemeriksaan, Bigmo dicecar sebanyak 40 pertanyaan oleh penyidik Subdirektorat Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polda Metro Jaya. Kuasa hukum Bigmo, Sangun Ragahdo, menyampaikan bahwa pertanyaan tersebut berfokus pada kronologi saat Bigmo menyiarkan konten yang melibatkan anak dan penyebutan merek produk cairan rokok elektrik (liquid vape).

Kooperatif dan Mengakui Kesalahan

Bigmo menunjukkan sikap kooperatif selama proses klarifikasi berlangsung dan tidak bersikap defensif. Ia juga mengakui adanya kekeliruan dari segi etika dan kepatutan dalam tayangan tersebut. Kuasa hukumnya menegaskan bahwa kejadian tersebut berlangsung secara spontan tanpa adanya naskah atau perencanaan sebelumnya.

Selain memberikan keterangan, tim kuasa hukum Bigmo menyerahkan sejumlah alat bukti berupa rekaman siaran langsung secara utuh dan dokumentasi foto yang mendukung proses pemeriksaan.

Konteks dan Pentingnya Kasus

Kasus ini menjadi sorotan karena menyangkut perlindungan anak dari promosi produk yang tidak sesuai. Penayangan konten yang melibatkan anak di bawah umur dalam promosi produk vape menimbulkan kekhawatiran terkait dampak negatif yang dapat diterima oleh anak-anak dan remaja. Pemeriksaan ini merupakan langkah penegakan hukum dalam mengawasi konten digital yang berpotensi merugikan kelompok rentan.

Pemerintah dan aparat penegak hukum semakin meningkatkan pengawasan terhadap penyebaran konten yang berisiko terutama yang melibatkan anak-anak untuk menjaga kepentingan dan keselamatan mereka.

Proses hukum yang sedang berjalan diharapkan dapat memberikan efek jera sekaligus menjadi peringatan bagi para kreator konten agar lebih berhati-hati dan bertanggung jawab dalam membuat tayangan yang melibatkan anak-anak.

Bigmo sendiri telah menunjukkan itikad baik dengan kooperatif dalam pemeriksaan dan mengakui kesalahannya, sehingga proses ini diharapkan dapat berjalan transparan dan adil.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup