236 Penumpang KM Mutiara Sentosa 2 Dievakuasi, 5 Meninggal Dunia
PlatMerah.com, Sumenep – Sebanyak 236 penumpang KM Mutiara Sentosa 2 berhasil dievakuasi setelah kapal tersebut mengalami kebakaran di perairan utara Kabupaten Sumenep, Madura, pada Minggu malam, 28 Agustus 2026. Dari total penumpang, lima orang dilaporkan meninggal dunia.
Fakta Utama Evakuasi KM Mutiara Sentosa 2
Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, menyatakan bahwa proses evakuasi selesai pada pukul 21.00 WIB. Jumlah penumpang yang diselamatkan mencapai 231 orang, sementara lima lainnya meninggal dunia. Para penumpang dievakuasi menggunakan sepuluh kapal bantuan yang dikerahkan di lokasi kejadian.
Rincian Evakuasi dan Kondisi Penumpang
- Meratus Pematang Siantar: 111 selamat, 2 meninggal, kapal menuju Surabaya.
- TB Hasnur 26: 65 selamat, 1 meninggal.
- Transco Arafura: 17 selamat, dipindahkan ke KM Ferindo 1 untuk perjalanan ke Pelabuhan Lembar, Lombok.
- Meratus Project 3: 13 selamat, 1 meninggal.
- Prakarsa Mas: 6 selamat, dipindahkan ke Kapal Selaras Mas.
- SC Aila XVII: 9 selamat, dipindahkan ke KN SAR Permadi menuju Kalianget, Sumenep.
- Alcon Daniel: 1 meninggal.
- Selaras Mas: 13 selamat, menuju Surabaya.
- British Mentor: 2 selamat.
- Nelayan Ambunten: 1 selamat.
Konteks dan Pentingnya Evakuasi
Kebakaran kapal di perairan dengan jumlah penumpang besar seperti KM Mutiara Sentosa 2 merupakan insiden serius yang membutuhkan respons cepat dan terkoordinasi. Evakuasi yang berhasil menyelamatkan sebagian besar penumpang menunjukkan efektivitas operasi SAR dan kapal bantuan yang dikerahkan.
Peristiwa ini mengingatkan pentingnya keselamatan transportasi laut dan kesiapsiagaan dalam menghadapi keadaan darurat di perairan Indonesia, terutama di jalur pelayaran padat seperti wilayah Sumenep, Jawa Timur.
Dampak dan Tindak Lanjut
Pihak berwenang saat ini tengah melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab kebakaran kapal KM Mutiara Sentosa 2. Selain itu, upaya pemulihan dan penanganan korban terus dilakukan untuk memastikan keselamatan dan kesehatan para penumpang yang selamat.
Operasi evakuasi yang melibatkan berbagai kapal bantuan dan SAR menunjukkan koordinasi lintas instansi yang penting dalam mengatasi kecelakaan laut.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












