Sejumlah Bangunan Rumah hingga Hotel di Labuan Bajo dan Maumere Rusak Imbas Gempa NTT

Sejumlah Bangunan Rumah hingga Hotel di Labuan Bajo dan Maumere Rusak Imbas Gempa NTT

PlatMerah.com, Nusa Tenggara Timur – Gempa bumi yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu pagi, 15 Agustus 2026, menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan rumah hingga hotel di Labuan Bajo dan Maumere.

Kerusakan Bangunan Akibat Gempa

Menurut Direktur Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu BMKG, Teguh Rahayu, ada laporan kerusakan dengan kategori sedang, seperti tembok rumah yang roboh di wilayah Maumere, Manggarai Barat, dan Labuan Bajo. Kerusakan ini terjadi pada tingkat intensitas guncangan sekitar IV-V MMI.

Selain rumah tinggal, kerusakan juga dilaporkan terjadi di Pelabuhan Maumere dan Hotel Jayakarta di Labuan Bajo dengan kategori kerusakan sedang, dengan intensitas guncangan sekitar VI-VII MMI. BMKG telah melakukan survei langsung ke lokasi terdampak untuk memastikan kondisi terkini.

Gempa Susulan dan Imbauan BMKG

BMKG mencatat terjadi sebanyak 37 gempa susulan setelah gempa utama berkekuatan Magnitudo 7 yang berpusat di Mbay, Kabupaten Nagekeo. Kekuatan gempa susulan tertinggi mencapai Magnitudo 6,2.

Hasil monitoring BMKG hingga pukul 07.07 WIB menunjukkan aktivitas gempa susulan dengan magnitudo berkisar antara 3,6 hingga 6,2. Dari jumlah tersebut, satu gempa dirasakan oleh masyarakat.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan waspada terhadap gempa susulan yang masih berpotensi terjadi. Warga diimbau menghindari bangunan yang mengalami retakan atau kerusakan akibat gempa untuk menghindari risiko keselamatan.

Dampak Terhadap Wilayah dan Infrastruktur

Kerusakan di Pelabuhan Maumere dan hotel di Labuan Bajo berpotensi mengganggu aktivitas ekonomi dan pariwisata di wilayah tersebut. Pemadaman listrik juga dilaporkan terjadi di beberapa wilayah sebagai dampak gempa, yang menambah tantangan pemulihan pasca bencana.

Penanganan dan survei lanjutan oleh BMKG dan instansi terkait terus dilakukan untuk memantau kondisi dan menilai dampak yang lebih luas dari gempa bumi ini.

Pentingnya Kewaspadaan dan Penanganan Cepat

Gempa bumi dengan magnitudo besar dan gempa susulan yang intensitasnya signifikan menuntut kewaspadaan dari masyarakat dan pemerintah daerah. Informasi yang akurat dan langkah mitigasi yang tepat sangat dibutuhkan untuk mengurangi risiko dan dampak bencana.

BMKG terus memberikan informasi terkini dan edukasi mitigasi bencana guna membantu masyarakat menghadapi situasi pasca gempa ini dengan lebih siap dan aman.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup