Kabel Persinyalan KA di Cikarang Dipotong, Satu Orang Diamankan
PlatMerah.com, Cikarang – Kabel persinyalan kereta api di petak jalan Cikarang-Tambun, Kabupaten Bekasi, dipotong pada Minggu dini hari. Satu orang yang diduga terlibat telah diamankan, sementara dua lainnya masih dalam pengejaran polisi.
Fakta Utama Insiden Pemotongan Kabel
Kabel yang dipotong merupakan bagian dari sistem persinyalan kereta api yang sangat penting untuk menjaga keselamatan perjalanan. Gangguan terdeteksi sekitar pukul 01.55 WIB di Track Circuit 206, KM 40+200, dekat Perumahan Telaga Pesona, Desa Telagamurni, Kecamatan Cikarang Barat.
Setelah melakukan pemeriksaan lokasi, petugas menemukan kabel Track Circuit dan Impedance Bond Track Circuit dalam kondisi terputus. Kabel langsung diganti dan sistem persinyalan diperiksa untuk memastikan keamanan operasional.
Sekitar pukul 03.02 WIB, atau 67 menit setelah gangguan terdeteksi, sistem persinyalan kembali normal. KAI memastikan tidak ada perjalanan kereta yang mengalami keterlambatan akibat insiden ini.
Penanganan dan Tindak Lanjut
Satu orang yang diduga terlibat dalam pemotongan kabel diamankan dan diserahkan ke Polsek Cikarang Barat. Sementara itu, dua orang lain yang diduga turut serta masih dalam pengejaran aparat kepolisian.
Kasus ini juga telah dilaporkan ke pihak berwajib dengan menyerahkan sejumlah barang bukti, termasuk kabel yang dipotong dan dokumentasi kerusakan di lokasi kejadian. Polisi berkoordinasi dengan PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) untuk menelusuri rekaman CCTV sebagai bagian dari penyelidikan.
Pentingnya Sistem Persinyalan Kereta Api
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menekankan bahwa perangkat yang dirusak bukan sekadar kabel biasa, melainkan bagian dari sistem persinyalan yang mendukung keselamatan perjalanan kereta api.
“Tindakan seperti ini sangat serius karena tidak hanya menimbulkan kerugian material, tetapi juga berpotensi mengganggu sistem keselamatan perjalanan kereta api. Kami akan mendukung penuh proses hukum agar kejadian serupa tidak terulang,” ujar Franoto.
Dampak dan Implikasi Kejadian
Kerusakan pada sistem persinyalan dapat membahayakan keselamatan operasional kereta api dan penumpang. Oleh karena itu, penanganan cepat dan koordinasi antar pihak terkait sangat penting untuk menjaga kelancaran dan keamanan perjalanan kereta.
Kasus ini menjadi perhatian serius bagi PT KAI dan aparat keamanan untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












