Mendagri Siapkan Rencana Prioritas Penanganan Korban Gempa di NTT

Mendagri Siapkan Rencana Prioritas Penanganan Korban Gempa di NTT

PlatMerah.com, Manggarai Timur – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian telah menyiapkan rencana prioritas untuk penanganan korban gempa di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Rencana tersebut fokus pada percepatan pemulihan jaringan listrik, distribusi logistik terutama sembako, serta dukungan tenaga medis di wilayah terdampak.

Prioritas Pemulihan Listrik dan Logistik

Setelah meninjau langsung kerusakan di Desa Satar Kampas, Kecamatan Lamba Leda Utara, Mendagri menyatakan pemulihan listrik menjadi prioritas utama. Gangguan listrik terjadi akibat robohnya tiang listrik, meskipun pembangkit dan gardu induk tidak mengalami kerusakan signifikan.

Untuk itu, Mendagri berencana berkoordinasi dengan Direktur Utama Perusahaan Listrik Negara (PLN) agar pemulihan jaringan listrik di Manggarai Timur segera dilakukan. Ketersediaan listrik penting untuk menghidupkan kembali jaringan telekomunikasi, sehingga warga dapat berkomunikasi dengan keluarganya di luar daerah.

Selain itu, distribusi logistik, khususnya makanan dan kebutuhan pokok, menjadi perhatian Mendagri. Warga sangat membutuhkan bantuan sembako untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari pascagempa.

Dukungan Tenaga Medis dan Fasilitas Kesehatan

Mendagri juga memastikan koordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk mengirim tenaga medis, obat-obatan, dan relawan kesehatan ke lokasi terdampak. Dukungan ini bertujuan memperkuat posko yang sudah ada di Kecamatan Lamba Leda Utara, salah satu wilayah yang paling parah terdampak gempa.

Selain itu, Mendagri mengapresiasi rencana TNI Angkatan Laut yang akan menerjunkan Rumah Sakit Terapung KRI dr. Soeharso ke perairan Manggarai Timur. Fasilitas ini diharapkan dapat memberikan bantuan medis yang signifikan bagi warga terdampak.

Kondisi Lapangan dan Koordinasi Penanganan

Mendagri melakukan peninjauan setelah memimpin upacara Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Manggarai Timur. Ia hadir bersama Kepala Basarnas Mohammad Syafii dan Bupati Manggarai Timur Agas Andreas untuk melihat langsung kondisi lapangan dan berdialog dengan warga.

Langkah cepat dan terkoordinasi ini diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan dan membantu masyarakat yang terdampak gempa untuk segera kembali menjalani aktivitas normal.

Informasi Tambahan

  • Gempa yang melanda Manggarai Timur menyebabkan robohnya tiang listrik dan gangguan komunikasi.
  • Distribusi logistik menjadi kebutuhan mendesak untuk memenuhi kebutuhan pokok warga.
  • Dukungan medis dari pemerintah pusat dan TNI AL menjadi bagian penting penanganan bencana.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup