Basarnas Sebut Tak Ada Penumpang Hilang di KM Mutiara Sentosa 2
PlatMerah.com, Surabaya – Basarnas memastikan tidak ada penumpang yang hilang dalam insiden kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Sumenep, Madura. Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, menyatakan bahwa dari total 238 penumpang, 233 orang selamat dan 5 meninggal dunia, sehingga seluruh penumpang telah berhasil dievakuasi.
Data Penumpang dan Evakuasi
Operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) dilakukan sejak Minggu pagi setelah kapal mengalami kebakaran. Berdasarkan data resmi hasil konfirmasi antara pihak Kesyahbandaran dan pemilik kapal, jumlah penumpang yang ada di kapal adalah 238 orang. Dari jumlah tersebut, 233 orang berhasil selamat dan 5 orang meninggal dunia.
Operasi SAR dimulai sekitar pukul 06.00 WIB, dua jam setelah kebakaran terjadi. Selama dua jam tersebut, para korban sempat terapung di perairan sekitar 57 nautical mile dari Surabaya sebelum dievakuasi ke titik evakuasi yang telah ditentukan.
Klarifikasi Basarnas Mengenai Informasi Manifes
Basarnas mengklarifikasi adanya informasi yang simpang siur terkait jumlah korban hilang. Kepala Basarnas menegaskan bahwa tidak ada dua orang penumpang yang masih hilang seperti yang diberitakan sebelumnya. Informasi tersebut tidak sesuai dengan data riil yang diperoleh dari Kesyahbandaran dan operator kapal.
“Basarnas tidak pernah mengumumkan adanya dua orang yang masih dalam pencarian. Operasi SAR akan terus dilakukan apabila terdapat data yang valid mengenai korban hilang,” ujar Syafii dalam konferensi pers di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.
Peran Pihak Terkait dalam Penanganan Insiden
Dalam konferensi pers tersebut, Wakil Menteri Perhubungan, Suntana, turut hadir untuk memberikan keterangan dan memastikan koordinasi antara Basarnas, Kesyahbandaran, dan pihak operator kapal berjalan dengan baik. Penanganan insiden ini menjadi perhatian serius mengingat keselamatan penumpang menjadi prioritas utama.
Konteks dan Pentingnya Informasi Akurat
Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 yang terjadi pada Minggu (28) menarik perhatian publik dan media. Informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan sangat penting untuk menghindari kesalahpahaman dan kepanikan. Basarnas berkomitmen untuk memberikan data resmi yang telah diverifikasi agar masyarakat mendapatkan informasi yang jelas dan terpercaya.
Perkembangan Terbaru
Dengan berakhirnya operasi pencarian tanpa adanya korban hilang, fokus kini bergeser pada proses pemulihan dan evaluasi keselamatan pelayaran. Pihak berwenang juga akan melakukan investigasi lebih lanjut untuk mengetahui penyebab kebakaran dan langkah pencegahan ke depan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.













