Di Tengah HUT RI, Warga Korban Gempa NTT Berharap Bantuan Makin Merata

Di Tengah HUT RI, Warga Korban Gempa NTT Berharap Bantuan Makin Merata

PlatMerah.com, Nusa Tenggara Timur – Warga terdampak gempa bumi di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, masih menghadapi berbagai kesulitan dalam memenuhi kebutuhan dasar meskipun momentum HUT Kemerdekaan Republik Indonesia sedang berlangsung. Mereka berharap bantuan yang diterima dapat didistribusikan secara lebih merata agar penderitaan yang dialami dapat berkurang.

Kondisi Warga di Pengungsian

Salah satu warga, Ibu Nining dari Kampung Niu, mengungkapkan bahwa kondisi pengungsi masih sangat terbatas. Mereka kekurangan makanan, kebutuhan bayi seperti susu dan protein, serta perlengkapan pelindung dari dingin seperti jaket dan selimut. Selama tiga hari pascagempa, makanan yang dikonsumsi hanya mi instan, yang tentu tidak mencukupi kebutuhan gizi terutama untuk anak-anak.

Nining juga menyampaikan bahwa bantuan yang diterima berupa pembalut, popok bayi, dan obat-obatan didapatkan dari pengungsian Barang Kolong, Reo, Manggarai. Namun, masih banyak warga di daerah sulit yang belum tersentuh bantuan karena akses yang terbatas.

Harapan di Momentum Kemerdekaan

Di tengah perayaan kemerdekaan, Nining berharap agar semangat persatuan dan kepedulian juga dirasakan oleh warga yang terdampak bencana. Ia menilai tidak adil jika sebagian masyarakat merayakan dengan nyaman sementara mereka masih menderita kelaparan dan kedinginan.

Hal senada disampaikan oleh Victoria, warga pengungsian Lambaleda, Manggarai Timur. Ia menekankan pentingnya distribusi bantuan sembako yang merata agar semua korban gempa mendapat perhatian yang sama, terutama pada momen nasional seperti hari kemerdekaan.

Keterbatasan Akses dan Dampaknya

Wilayah terdampak gempa di Manggarai dan sekitarnya mengalami kerusakan tanah seperti retakan dan longsor, yang menghambat distribusi bantuan. Kondisi listrik dan jaringan komunikasi pun baru pulih beberapa hari setelah kejadian, menambah kesulitan koordinasi penyaluran bantuan.

Pemerintah dan pihak terkait diharapkan memperkuat penanganan serta memperluas jangkauan bantuan agar kebutuhan pokok seperti makanan, pakaian hangat, dan perlengkapan bayi dapat terpenuhi dengan baik.

Langkah Penanganan Ke Depan

  • Perluasan akses distribusi bantuan ke daerah-daerah terpencil yang terdampak.
  • Peningkatan koordinasi antar instansi terkait untuk memastikan kelancaran distribusi.
  • Pemenuhan kebutuhan khusus seperti makanan bergizi untuk bayi dan perlengkapan pelindung terhadap cuaca dingin.
  • Pemberdayaan masyarakat terdampak melalui informasi dan bantuan yang tepat sasaran.

Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan kondisi pengungsi dapat membaik dan semangat kemerdekaan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk korban bencana di NTT.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup