200 Orang Berjibaku Padamkan Kebakaran Taman Nasional Way Kambas

200 Orang Berjibaku Padamkan Kebakaran Taman Nasional Way Kambas

PlatMerah.com, Lampung Timur – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur, akhirnya berhasil dipadamkan setelah upaya maksimal dari sekitar 200 personel gabungan yang dikerahkan di lokasi.

Upaya Pemadaman yang Maksimal

Menurut Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari, titik api yang sebelumnya sulit dijangkau karena medan yang berat dan angin kencang berhasil dipadamkan pada Sabtu, 22 Agustus 2026, pukul 19.30 WIB. Ia menyampaikan bahwa seluruh personel gabungan bekerja maksimal untuk memastikan api tidak kembali meluas.

Langkah Pencegahan Setelah Pemadaman

Meski api telah padam, petugas tetap melakukan pembasahan lahan guna mencegah bara api yang masih tersisa di semak dan material kering memicu kebakaran kembali. Selain itu, tim Taman Nasional Way Kambas juga rutin melakukan penyisiran dan patroli di sekitar lokasi guna memastikan tidak ada titik api lain yang berpotensi berkembang.

Sinergi Tim Gabungan

Personel yang terlibat dalam pemadaman berasal dari berbagai instansi, antara lain Polres Lampung Timur, Kodim 0429 Lampung Timur, Brimob Polda Lampung, Yonif Teritorial Pembangunan (Yon TP), Taman Nasional Way Kambas, BPBD, pemadam kebakaran, serta relawan. Kombes Yuni menegaskan bahwa sinergi seluruh pihak menjadi kunci keberhasilan dalam penanganan karhutla ini.

Skala Kebakaran dan Dampak

Berdasarkan laporan sementara yang diterima hingga Sabtu kemarin, luas kawasan TNWK yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai 673,4 hektare. Kebakaran ini menjadi perhatian serius karena Taman Nasional Way Kambas merupakan kawasan konservasi penting yang menjadi habitat berbagai flora dan fauna.

Pentingnya Penanganan Karhutla di Kawasan Konservasi

Kebakaran hutan di kawasan konservasi seperti TNWK tidak hanya mengancam kelestarian alam tetapi juga berdampak pada ekosistem dan keseimbangan lingkungan. Oleh karena itu, upaya pengendalian dan pencegahan karhutla harus dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan, melibatkan berbagai pihak dan komunitas lokal.

Dengan berhasilnya pemadaman ini, diharapkan kawasan Taman Nasional Way Kambas dapat segera pulih dan fungsi ekologisnya tetap terjaga. Pemantauan dan patroli berkala juga akan terus dilakukan untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup