Gempa 5,4 Magnitudo Guncang Laut Andaman, Terasa hingga Sabang dan Aceh Besar
PlatMerah.com, Sabang – Gempa bumi tektonik dengan magnitudo 5,4 terjadi di wilayah Laut Andaman pada Minggu, 28 Agustus 2026 pukul 10.02 WIB. Gempa ini berpusat di laut, sekitar 186 kilometer barat laut Kota Sabang, Aceh, dan dirasakan hingga wilayah Sabang dan Aceh Besar.
Fakta Utama Gempa Laut Andaman
- Magnitudo gempa: 5,4
- Waktu kejadian: Minggu, 28 Agustus 2026, pukul 10.02.05 WIB
- Lokasi episenter: Laut Andaman, 186 km barat laut Kota Sabang
- Kedalaman gempa: 40 kilometer
- Koordinat episenter: 6,80 Lintang Utara dan 93,91 Bujur Timur
- Jenis gempa: gempa dangkal akibat aktivitas subduksi dengan mekanisme pergerakan geser-naik (oblique-thrust fault)
- Intensitas guncangan: Skala III MMI di Sukakarya dan Sukajaya (Kota Sabang) serta Pulo Aceh (Aceh Besar)
- Potensi tsunami: Tidak ada
Penjelasan dan Mekanisme Gempa
Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa ini merupakan gempa tektonik dangkal yang terjadi karena aktivitas subduksi lempeng di kawasan Laut Andaman. Mekanisme pergerakan gempa adalah geser-naik (oblique-thrust fault), yang menyebabkan getaran terasa nyata di beberapa wilayah pesisir Aceh.
Kondisi dan Dampak Guncangan
Getaran gempa dirasakan dengan intensitas III MMI, yang berarti getaran terasa nyata di dalam rumah dan seperti ada truk yang melintas. Wilayah yang melaporkan guncangan ini antara lain Sukakarya dan Sukajaya di Kota Sabang serta Pulo Aceh di Aceh Besar. Hingga pukul 10.30 WIB, BMKG belum mendeteksi adanya gempa susulan (aftershock).
Imbauan dan Tindakan BMKG
BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami sehingga masyarakat di wilayah terdampak tidak perlu panik. Namun, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menghindari bangunan yang mengalami kerusakan atau retak akibat gempa. Pemantauan aktivitas gempa akan terus dilakukan dan informasi terbaru akan disampaikan secara resmi kepada masyarakat dan pemangku kepentingan.
BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan dan hanya mempercayai informasi resmi dari lembaga terkait.
Konteks dan Pentingnya Informasi Gempa
Wilayah Aceh, khususnya sekitar Laut Andaman dan Sabang, merupakan daerah yang rawan gempa karena berada di zona pertemuan lempeng tektonik. Informasi yang cepat dan akurat mengenai gempa sangat penting untuk kesiapsiagaan masyarakat dan mitigasi risiko bencana. Pengetahuan tentang intensitas getaran dan imbauan resmi membantu masyarakat dalam mengambil tindakan yang tepat saat terjadi gempa.
Dengan demikian, pemantauan gempa dan kesiapsiagaan masyarakat menjadi kunci utama dalam mengurangi potensi kerusakan dan korban jiwa akibat bencana gempa bumi di wilayah ini.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.










