Kanwil Kemenkum Sumsel Perkuat Perlindungan Hak Cipta dengan Pencatatan Inovasi PAMAN KUAT
PlatMerah.com, Palembang – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkum) Sumatera Selatan memperkuat upaya pelindungan hak cipta dengan mendorong pencatatan karya inovasi, termasuk inovasi PAMAN KUAT (Pangan Aman Kelurahan Talangkelapa) yang resmi tercatat. Langkah ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dan aparatur pemerintah akan pentingnya pelindungan Kekayaan Intelektual (KI) di era digital.
Sosialisasi Pelindungan Hak Cipta di Era Digital
Kegiatan sosialisasi yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Palembang diikuti oleh sekitar 120 peserta dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan guru se-Kota Palembang. Tim Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual Kanwil Kemenkum Sumsel, dipimpin oleh Kepala Bidang Pelayanan KI Yenni, memberikan paparan mengenai konsep dasar KI, tata cara pencatatan Hak Cipta, manfaat pelindungan hukum, serta mekanisme pengajuan pencatatan melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual.
Manfaat Pencatatan Hak Cipta
Pencatatan Hak Cipta memberikan kepastian hukum atas karya dan inovasi yang dihasilkan masyarakat maupun pemerintah daerah dan dunia pendidikan. Dengan pelindungan hukum tersebut, pencipta didorong untuk terus berinovasi dan mengembangkan karya yang bermanfaat secara luas. Hal ini juga mendukung persiapan menghadapi Innovative Government Award (IGA), yang mengapresiasi inovasi daerah.
Pelayanan Konsultasi dan Pendampingan Hak Cipta
Selain sosialisasi, Tim Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual Kanwil Kemenkum Sumsel membuka layanan konsultasi langsung kepada masyarakat. Dalam kesempatan ini, pencatatan resmi dilakukan untuk inovasi PAMAN KUAT dari Kecamatan Alang Alang Lebar, sebagai salah satu inovasi daerah yang memperoleh pelindungan hak cipta.
Pentingnya Budaya Inovasi Berkelanjutan
Kepala Kanwil Kemenkum Sumsel, Maju Amintas Siburian, menegaskan bahwa pelindungan hak cipta adalah fondasi penting dalam membangun budaya inovasi yang berkelanjutan. Di era digital, setiap karya memiliki nilai ekonomi dan strategis yang harus dilindungi. Melalui edukasi dan layanan yang terus diperkuat, diharapkan ekosistem Kekayaan Intelektual di Sumatera Selatan semakin berkembang dan mampu menghasilkan inovasi berdaya saing tinggi.
Interaksi dan Antusiasme Peserta
Sesi diskusi dan tanya jawab berjalan interaktif dengan banyak pertanyaan mengenai prosedur pencatatan, jenis karya yang dapat didaftarkan, dan manfaat pelindungan hukum. Hal ini menunjukkan tingginya minat dan kesadaran peserta akan pentingnya hak cipta dalam mendukung kreativitas dan inovasi di berbagai sektor.
Kesimpulan
Upaya Kanwil Kemenkum Sumsel dalam mendorong pelindungan hak cipta melalui sosialisasi, konsultasi, dan pencatatan karya inovasi menjadi langkah strategis untuk membangun ekosistem inovasi yang kuat dan berkelanjutan di Sumatera Selatan. Inovasi seperti PAMAN KUAT yang mendapatkan pelindungan resmi menjadi contoh nyata keberhasilan program ini dalam menguatkan perlindungan Kekayaan Intelektual di tingkat lokal.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












