Ribuan Jarum Suntik Bekas Ditemukan di Selokan Sidoarjo, Dinkes dan DLH Telusuri Asal Usulnya

Ribuan Jarum Suntik Bekas Ditemukan di Selokan Sidoarjo, Dinkes dan DLH Telusuri Asal Usulnya

PlatMerah.com, Sidoarjo – Ribuan jarum suntik bekas ditemukan di sebuah selokan di wilayah Tambak Sumur, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo. Penemuan ini memicu penyelidikan bersama oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Lingkungan Hidup serta Kebersihan (DLHK) setempat untuk memastikan asal dan penanganan limbah medis tersebut sesuai prosedur.

Penemuan Jarum Suntik Bekas di Selokan

Video yang beredar memperlihatkan tumpukan jarum suntik medis bekas yang dibungkus plastik merah dan sebagian berserakan di selokan. Beberapa jarum suntik tersebut memiliki tulisan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Eka Candrarini, Surabaya, sehingga menimbulkan kekhawatiran terkait pengelolaan limbah medis.

Langkah Dinkes dan DLH dalam Penyelidikan

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, dr. Lakhsmie Herawati Yuwantina, menyatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan DLHK Sidoarjo dan Pemerintah Kota Surabaya untuk menindaklanjuti penemuan ini. Berdasarkan informasi sementara, jarum suntik tersebut diduga berasal dari salah satu klinik di Surabaya, bukan dari rumah sakit seperti yang tertera pada kemasan.

Meski demikian, identitas klinik tersebut masih dalam proses penelusuran. Tim juga telah melakukan inspeksi mendadak ke lokasi penemuan, namun saat pemeriksaan lokasi sudah bersih. Dinkes Sidoarjo berkomitmen untuk memastikan bahwa fasilitas kesehatan di wilayahnya membuang limbah medis sesuai ketentuan.

Sanksi dan Penegakan Aturan

Dinkes Kabupaten Sidoarjo menegaskan kesiapan memberikan sanksi kepada fasilitas kesehatan yang terbukti membuang limbah medis secara sembarangan. Proses pemanggilan dan klarifikasi bersama instansi terkait akan dilakukan untuk mengungkap penyebab dan mencegah kejadian serupa.

Respons DLH Kota Surabaya

Kepala DLH Kota Surabaya, M. Fikser, membenarkan laporan adanya limbah jarum suntik tersebut dan menyampaikan bahwa pembuangan limbah B3 di wilayah Surabaya selama ini mengikuti prosedur yang berlaku. Pihaknya juga tengah menelusuri kaitan tulisan RSUD Eka Candrarini yang ditemukan bersama limbah untuk memastikan asal usulnya.

DLH Surabaya berencana melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap pihak-pihak yang terlibat, termasuk perusahaan pengelola limbah dan klinik yang dicurigai, guna memastikan pengelolaan limbah medis berjalan sesuai regulasi.

Konteks dan Pentingnya Pengelolaan Limbah Medis

Limbah medis seperti jarum suntik bekas termasuk kategori limbah B3 (bahan berbahaya dan beracun) yang harus ditangani secara khusus untuk mencegah risiko kesehatan masyarakat dan pencemaran lingkungan. Pengelolaan yang tidak tepat dapat menimbulkan bahaya infeksi dan kontaminasi.

Oleh karena itu, pengawasan dan penegakan aturan pengelolaan limbah medis oleh instansi terkait sangat penting untuk menjaga keselamatan dan kebersihan lingkungan, terutama di wilayah padat penduduk seperti Sidoarjo dan Surabaya.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup