Asap Tebal Akibat Kebakaran TPS di Kramat Jati Masuk Rumah, Warga Khawatir Ada Bayi

Asap Tebal Akibat Kebakaran TPS di Kramat Jati Masuk Rumah, Warga Khawatir Ada Bayi

PlatMerah.com, Jakarta Timur – Kebakaran tumpukan sampah di Jalan Penggilingan Baru, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Minggu (28/08/2026) mengakibatkan asap tebal menyebar ke permukiman sekitar dan masuk ke dalam rumah warga. Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran khususnya bagi warga yang memiliki bayi di rumah.

Asap Tebal Mengganggu Aktivitas Warga

<pAsap pekat dari kebakaran TPS tersebut menyebabkan kesulitan bernapas pada sejumlah warga. Indah, salah seorang warga yang rumahnya berada tepat di belakang lokasi kebakaran, menyatakan bahwa asap masuk ke dalam rumahnya sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman, terutama karena dia memiliki bayi yang tinggal bersama.

“Saya sendiri mulai merasa tidak enak di hidung saat menghirup asap itu. Bayi saya saat ini masih sehat, tapi saya khawatir dampak jangka panjang dari asap tersebut,” ujar Indah.

Kronologi dan Dugaan Penyebab Kebakaran

Indah mengetahui kebakaran dari suaminya yang melihat api yang sudah besar di lokasi tersebut. Ada dugaan penyebab kebakaran yang beragam, mulai dari ulah anak kecil yang bermain api, hingga orang yang membuang puntung rokok sembarangan.

Lokasi kebakaran merupakan tumpukan sampah yang diduga sebagai tempat pembuangan sampah ilegal. Menurut Indah, sampah yang dibuang ke lokasi tersebut berasal dari berbagai macam, termasuk material bangunan dan barang yang mudah terbakar seperti spons dan gabus.

Reaksi Warga dan Dampak di Sekitar Lokasi

Wasti, pedagang warung di dekat lokasi kebakaran, mengungkapkan bahwa asap tebal sangat mengganggu, bahkan sampai membuat warungnya sulit dibuka akibat batuk-batuk yang dialami.

Arah angin yang bertiup ke permukiman dan deretan warung menyebabkan dampak asap paling dirasakan di area tersebut. Sebelumnya, pembakaran sampah di lokasi ini pernah terjadi, namun kali ini kebakaran cukup besar dan baru pertama kali terjadi sebesar ini.

Potensi Bahaya dan Harapan Warga

Indah menyampaikan harapannya agar penggunaan lahan yang selama ini menjadi tempat pembuangan sampah ilegal tersebut diusut tuntas. Dia juga berharap pelaku pembakaran dapat ditemukan dan tindakan pengelolaan sampah resmi dapat dilakukan supaya kejadian serupa tidak terulang, mengingat lokasi tersebut rawan banjir dan kebakaran bisa berpotensi terjadi kembali.

Penanganan Kebakaran

Sampai Minggu pagi, proses pendinginan di lokasi kebakaran masih berlangsung. Dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk mengurai material yang masih berpotensi memicu api agar kebakaran tidak menyala kembali.

Kejadian ini menjadi peringatan penting terkait pengelolaan sampah dan pengawasan di lokasi TPS, khususnya untuk mencegah gangguan kesehatan dan keselamatan warga di sekitar.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup