DPR Soroti Batas Waktu Konsumsi Makanan MBG, BGN Diminta Perkuat Pengawasan

DPR Soroti Batas Waktu Konsumsi Makanan MBG, BGN Diminta Perkuat Pengawasan

PlatMerah.com – Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PKS, Ledia Hanifa Amaliah, menekankan pentingnya penyampaian informasi batas waktu konsumsi makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada para penerima manfaat. Hal ini dianggap esensial agar masyarakat dapat mengetahui jangka waktu aman dalam mengonsumsi makanan tersebut, sehingga mereka bisa lebih berhati-hati.

Pentingnya Informasi Batas Waktu Konsumsi

Ledia menjelaskan bahwa MBG merupakan makanan yang dimasak pada hari yang sama dan langsung didistribusikan kepada penerima. Oleh karena itu, menyertakan informasi batas waktu konsumsi menjadi hal krusial untuk menjaga kualitas dan keamanan makanan.

Menurutnya, informasi ini juga mendorong produsen dan pihak dapur MBG untuk lebih teliti dalam proses distribusi dan penanganan makanan.

Peran BGN dalam Pembinaan Dapur MBG

Selain kewajiban mencantumkan label batas waktu konsumsi, Ledia mengingatkan Badan Guru Nasional (BGN) agar terus melakukan pembinaan kepada dapur-dapur penyedia MBG. Pembinaan tersebut meliputi pengetahuan tentang tata penyimpanan, pengolahan, pengemasan, dan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi masa konsumsi makanan.

“Harus ada peningkatan pengetahuan secara berkala yang diberikan oleh BGN kepada dapur-dapur MBG, terutama terkait pengemasan dan faktor yang memperpendek masa konsumsi makanan,” ujar Ledia.

Edukasi dan Kontrol yang Berkelanjutan

Ledia menekankan bahwa dapur MBG tidak boleh hanya mengandalkan pengalaman sendiri dalam menjaga keamanan makanan. BGN harus memberikan edukasi yang memadai agar mereka paham pentingnya keamanan pangan dan menjalankan fungsi kontrol dengan baik, termasuk pengecekan proses produksi makanan.

“BGN harus memastikan proses di dapur berjalan sesuai standar dan tidak hanya sekadar nama. Fungsi kontrol dan pengecekan harus dilaksanakan secara serius,” tegasnya.

Label Batas Waktu Konsumsi Bukan Sekadar Formalitas

Pemasangan label batas waktu konsumsi makanan MBG harus diikuti dengan kepastian bahwa makanan tersebut aman untuk dikonsumsi. Pengawasan meliputi mulai dari pemilihan bahan baku, pembelian, penyimpanan, hingga proses pengolahan makanan.

Ledia menegaskan, label tersebut bukan hanya formalitas, melainkan jaminan bahwa makanan yang diterima masyarakat telah melalui pengawasan ketat demi keamanan dan kesehatan penerima manfaat.

Signifikansi Pengawasan dalam Program MBG

Program MBG bertujuan memberikan makanan bergizi secara gratis kepada masyarakat yang membutuhkan. Oleh karena itu, keamanan dan kualitas makanan menjadi prioritas utama agar manfaat program dapat dirasakan secara optimal tanpa menimbulkan risiko kesehatan.

Pengawasan yang ketat dan edukasi berkelanjutan dari BGN diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan dapur MBG sehingga penerima manfaat mendapatkan makanan yang aman dan bergizi.

Dengan langkah ini, DPR berharap program MBG dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat penerima.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup