BNPB Laporkan 1.576 Gempa Susulan Setelah Gempa 7,7 Magnitudo di NTT

BNPB Laporkan 1.576 Gempa Susulan Setelah Gempa 7,7 Magnitudo di NTT

PlatMerah.com, Nusa Tenggara Timur – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan terjadi 1.576 gempa susulan setelah gempa utama berkekuatan 7,7 magnitudo yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Gempa besar ini menyebabkan kerusakan signifikan dan berdampak pada korban jiwa.

Jumlah dan Kekutan Gempa Susulan

Plt Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, menyatakan bahwa dari total gempa susulan yang tercatat, sebagian besar tidak dirasakan oleh masyarakat. Namun, terdapat beberapa gempa dengan kekuatan signifikan, termasuk satu gempa susulan berkekuatan 6,2 magnitudo dan tiga gempa kecil lainnya dengan magnitudo di atas 5.

Korban dan Kondisi Terkini

Menurut data BNPB per 17 Agustus 2026, jumlah korban meninggal akibat gempa ini mencapai 68 orang, sementara korban luka-luka berjumlah 213 orang. Meski demikian, hingga saat ini belum ada laporan korban hilang di wilayah terdampak. Tim SAR gabungan terus melakukan penyisiran wilayah terdampak untuk memastikan tidak ada korban yang masih memerlukan evakuasi.

Dampak Kerusakan

Gempa ini menyebabkan kerusakan pada berbagai infrastruktur, termasuk bangunan perbankan seperti Bank NTT Kantor Cabang Ruteng di Kabupaten Manggarai yang mengalami kerusakan akibat guncangan gempa. Kondisi ini memperlihatkan tingkat kerusakan yang cukup serius di beberapa titik terdampak.

Upaya Penanganan dan Pemantauan

Tim SAR gabungan, termasuk Basarnas, tetap aktif melakukan pencarian dan pemantauan di daerah terdampak meskipun tidak terdapat laporan kehilangan baru. Upaya ini dilakukan untuk memastikan keselamatan warga dan mengantisipasi kemungkinan adanya korban yang belum teridentifikasi.

Konteks dan Pentingnya Informasi

Gempa susulan yang terjadi dalam jumlah besar ini menjadi perhatian penting bagi penanggulangan bencana di NTT. Informasi terkini terkait perkembangan gempa dan kondisi korban sangat penting untuk koordinasi bantuan dan penanggulangan dampak bencana secara efektif.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup