Kepala BNPB Minta Warga Flores Jangan Panik Hadapi Gempa Susulan Tetap Tenang
PlatMerah.com, Ende – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Dr. Suharyanto S.Sos., M.M., mengimbau warga di Flores, Nusa Tenggara Timur, untuk tidak panik menghadapi gempa susulan yang masih mungkin terjadi setelah gempa utama berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah tersebut. Ia menekankan pentingnya tetap tenang dan waspada berdasarkan informasi resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Gempa Susulan Berpotensi Terjadi, Namun dengan Kekuatan Lebih Kecil
Dalam kunjungannya ke Desa Peozaka Ramba, Kecamatan Ende, Rabu (26 Agustus 2026), Suharyanto menjelaskan bahwa gempa susulan masih mungkin terjadi dalam dua hingga tiga minggu ke depan. Namun demikian, gempa-gempa tersebut memiliki kekuatan yang lebih kecil dibandingkan gempa utama.
“Jangan panik, tetapi tetap waspada. Selama 2-3 minggu ke depan, menurut BMKG, gempa susulan mungkin masih terjadi. Tetapi gempa-gempa itu tidak sebesar gempa utama yang berkekuatan magnitudo 7,7. Selain itu, isu tsunami yang beredar tidak berdasar menurut riset ilmu pengetahuan BMKG,” jelas Suharyanto.
Imbauan untuk Warga yang Rumahnya Rusak
Suaharyanto mengingatkan warga yang rumahnya mengalami kerusakan parah untuk tidak kembali memasuki bangunan sebelum dinyatakan aman oleh pihak berwenang. Keselamatan menjadi prioritas utama dalam kondisi pascagempa ini.
“Kalau rumahnya rusak cukup parah, jangan masuk dulu. Tetapi bagi rumah yang aman dan sudah diperiksa, masyarakat tidak perlu takut secara berlebihan. Tetap ikuti informasi resmi dan jangan percaya kabar yang tidak jelas sumbernya,” tegasnya.
Pentingnya Sikap Tenang dan Kesiapsiagaan
BNPB juga mengimbau masyarakat untuk tidak panik setiap kali merasakan getaran gempa. Warga diminta untuk menerapkan pengetahuan dan kesiapsiagaan dengan:
- Melindungi diri dari bahaya
- Menjauh dari bangunan yang berisiko roboh
- Mematuhi prosedur keselamatan yang disarankan
Pemerintah bersama BMKG, BPBD, dan pihak terkait terus memantau perkembangan kegempaan dan memberikan informasi resmi kepada masyarakat secara berkala.
Upaya Pemulihan dan Dukungan untuk Masyarakat
Selain fokus pada penanganan darurat, pemerintah juga tengah menjalankan proses pemulihan di Flores, termasuk pembangunan kembali rumah dan pemenuhan kebutuhan dasar para penyintas. Memberikan rasa aman menjadi bagian dari upaya agar masyarakat dapat kembali beraktivitas secara normal secara bertahap.
BNPB mengajak seluruh masyarakat untuk saling menguatkan dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi agar tidak menimbulkan kepanikan yang tidak perlu. Informasi dari BMKG dan pemerintah menjadi rujukan utama dalam menghadapi potensi gempa susulan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.










