Anak Enam Tahun Masih Hilang Setelah Kapal Feri FILOJET Tenggelam di Kyrenia

Anak Enam Tahun Masih Hilang Setelah Kapal Feri FILOJET Tenggelam di Kyrenia

PlatMerah.com, Kyrenia – Enam anak berusia enam tahun, Mehmet Asaf Bicer, dan saudarinya yang berusia 14 tahun, Saliha Miray Biçer, termasuk di antara 18 orang yang masih hilang setelah kapal feri FILOJET tenggelam di lepas pantai Kyrenia. Keluarga mereka menunggu kabar di pelabuhan dengan harapan dan kecemasan yang mendalam.

Kapal feri tersebut tenggelam tak lama setelah berangkat dari Kyrenia menuju Tasucu di Turki Selatan. Dari lima anggota keluarga yang menaiki kapal, tiga berhasil diselamatkan, sementara Mehmet dan Saliha belum ditemukan hingga saat ini. Ayah mereka, Hayri Bicer, terlihat berusaha menghentikan ambulans yang meninggalkan pelabuhan, berharap mengetahui apakah anak-anaknya termasuk di antara korban yang selamat. Namun, ia tidak diizinkan memasuki area terbatas pelabuhan.

Situasi Keluarga dan Upaya Pencarian

Keluarga dan kerabat yang berkumpul di luar pelabuhan terus menanti informasi, berharap mendapat kabar baik dari daftar rumah sakit atau nama-nama yang berhasil diselamatkan. Ibunda kedua anak tersebut juga memohon bantuan kepada perwakilan serikat pekerja dan pihak berwenang di wilayah utara yang diduduki, meminta segala upaya dilakukan untuk menemukan anak-anaknya.

Ibunya menyatakan kekhawatirannya, dengan mengatakan, “Anakku berusia 6 tahun dan beratnya hanya 20 kilogram. Dia tidak bisa melindungi dirinya sendiri.” Kalimat tersebut menegaskan kesedihan dan kecemasan yang dialami keluarga korban.

Kronologi Singkat Peristiwa

  • Kapal feri FILOJET berangkat dari Kyrenia menuju Tasucu, Turki Selatan.
  • Kapal mengalami kecelakaan dan tenggelam tak lama setelah keberangkatan.
  • 18 orang dilaporkan hilang, termasuk dua anak dari keluarga Biçer.
  • Tiga anggota keluarga dari lima orang berhasil diselamatkan.
  • Keluarga menunggu di pelabuhan dengan harapan dan kecemasan.

Dampak dan Perkembangan

Kecelakaan ini menimbulkan duka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat sekitar. Hingga kini, upaya pencarian masih berlangsung dengan harapan dapat menemukan korban yang hilang. Peristiwa ini juga mengingatkan pentingnya keselamatan transportasi laut dan kesiapsiagaan dalam penanganan darurat.

Situasi saat ini penuh ketidakpastian, namun keluarga korban terus berdoa agar anggota keluarga yang hilang segera ditemukan dalam keadaan selamat.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup