Sejumlah Penerbangan Jakarta, Solo, Batam, Bali Terdampak Erupsi Anak Krakatau

Sejumlah Penerbangan Jakarta, Solo, Batam, Bali Terdampak Erupsi Anak Krakatau

PlatMerah.com, Jakarta – Erupsi Gunung Anak Krakatau pada Minggu (16/9/2026) mengganggu operasional penerbangan di sejumlah bandara utama di Indonesia. Dampak erupsi ini menyebabkan pembatalan dan penyesuaian jadwal penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Jakarta, Bandara Halim Perdanakusuma, Solo, Batam, dan Bali.

Dampak di Bandara Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma

Bandara Soekarno-Hatta sempat ditutup sementara mulai pukul 05.30 WIB hingga 09.30 WIB akibat sebaran abu vulkanik dari erupsi Anak Krakatau. Penutupan ini menyebabkan pembatalan sejumlah penerbangan domestik dari dan menuju Jakarta.

Di Bandara Halim Perdanakusuma, sejumlah penerbangan dibatalkan sejak pagi hari. Contohnya, penerbangan Batik Air tujuan Malang dan Surabaya, serta Citilink tujuan Denpasar, dibatalkan. Penutupan operasional bandara dilakukan mulai pukul 07.20 WIB hingga sekitar pukul 10.00 WIB karena abu vulkanik terdeteksi di area bandara.

Pembatalan Penerbangan di Bandara Adi Soemarmo Solo

Bandara Internasional Adi Soemarmo di Boyolali juga terdampak erupsi dengan pembatalan penerbangan Batik Air rute Solo-Jakarta yang dijadwalkan berangkat pukul 07.10 WIB. Operasional Bandara Soekarno-Hatta yang ditutup sementara turut memengaruhi jadwal penerbangan di Solo, dan jumlah penerbangan terdampak masih berpotensi bertambah.

Penyesuaian Jadwal dan Pembatalan di Bandara Internasional Batam

Bandara Internasional Batam mengonfirmasi pembatalan beberapa penerbangan dari dan menuju Batam akibat erupsi Anak Krakatau. Penyesuaian jadwal terjadi khususnya untuk rute Jakarta-Batam dan Batam-Jakarta, termasuk pembatalan penerbangan Super Air Jet dan Citilink Indonesia. Manajemen bandara meningkatkan koordinasi dengan maskapai dan instansi terkait untuk mengatasi potensi kepadatan penumpang dan memberikan informasi yang jelas kepada calon penumpang.

Pengaruh Erupsi pada Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali

Bandara Ngurah Rai Bali juga mengalami pembatalan dan penyesuaian jadwal penerbangan akibat peningkatan aktivitas vulkanik Anak Krakatau. Beberapa penerbangan dari Jakarta ke Bali dibatalkan, meliputi maskapai TransNusa dan Indonesia AirAsia. Penerbangan dari Bali menuju Jakarta dari Garuda Indonesia, TransNusa, Indonesia AirAsia, dan Citilink juga terdampak. Meski demikian, operasional bandara secara umum tetap berjalan normal dan optimal.

Manajemen bandara bekerja sama dengan AirNav Indonesia memantau ruang udara terdampak dan menyediakan layanan service recovery bagi penumpang terdampak yang sudah berada di terminal.

Dampak di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang

Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang melaporkan pembatalan tujuh penerbangan dan keterlambatan beberapa penerbangan lain akibat erupsi Anak Krakatau. Empat penerbangan keberangkatan dan tiga kedatangan dibatalkan, termasuk penerbangan Batik Air, Super Air Jet, dan Garuda Indonesia. Pihak bandara terus berkoordinasi dengan BMKG dan AirNav Indonesia untuk memastikan keselamatan penerbangan serta berkomunikasi dengan maskapai dan pihak terkait.

Imbauan bagi Calon Penumpang

Pengelola bandara di wilayah terdampak mengimbau calon penumpang untuk secara rutin memeriksa status dan jadwal penerbangan melalui kanal resmi maskapai sebelum menuju bandara. Informasi resmi dari maskapai dan pengelola bandara diharapkan dapat membantu penumpang mengantisipasi kemungkinan pembatalan, penundaan, atau perubahan jadwal penerbangan akibat erupsi Anak Krakatau.

Seluruh langkah yang diambil oleh pihak bandara dan maskapai berfokus pada keselamatan dan kenyamanan penumpang selama masa gangguan operasional ini.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup