Polda Jateng Lakukan Water Bombing Padamkan Api di TPA Putri Cempo, Guyurkan 13 Ribu Liter Air
PlatMerah.com, Surakarta – Polda Jawa Tengah mengerahkan satu unit helikopter untuk melakukan water bombing guna memadamkan kebakaran yang telah berlangsung selama tiga hari di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo. Total sebanyak 13.000 liter air telah disemprotkan ke area yang masih mengeluarkan asap.
Pelaksanaan Water Bombing dan Pemadaman Darat
Kasihumas Polresta Surakarta AKP Lingga Ramadhani menyampaikan bahwa water bombing difokuskan pada sisi timur TPA Putri Cempo, karena area tersebut masih mengeluarkan asap. Selain itu, pemadaman juga terus dilakukan melalui jalur darat dengan menggunakan water cannon milik Polresta Surakarta dan personel Sat Brimob Polda Jateng yang bekerja sama memadamkan api di sisi barat TPA.
“Penyemprotan air diarahkan ke sejumlah titik yang masih mengeluarkan asap sebagai bagian dari upaya pemadaman sekaligus pendinginan,” ujar Lingga.
Kolaborasi Penanganan Kebakaran
Penanganan kebakaran ini melibatkan berbagai pihak, antara lain Pemerintah Kota Surakarta, TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta pemadam kebakaran dari wilayah Solo Raya. Selain helikopter untuk water bombing, sebanyak 15 unit armada pemadam kebakaran juga dikerahkan untuk mempercepat proses pemadaman dan pendinginan di lokasi.
Status Tanggap Darurat Bencana Alam
Wali Kota Solo, Respati Ardi, menyatakan bahwa Pemerintah Kota Surakarta telah menetapkan status tanggap darurat bencana alam selama 14 hari untuk mengatasi kebakaran di TPA Putri Cempo.
“Kami berharap api bisa segera dipadamkan,” pungkas Respati.
Perkembangan dan Dampak Kebakaran
Kebakaran di TPA Putri Cempo yang terjadi selama tiga hari ini menimbulkan asap yang dapat mengganggu kualitas udara di sekitar wilayah Surakarta. Penyemprotan air menggunakan helikopter dan armada darat merupakan langkah strategis untuk memadamkan api sekaligus mendinginkan area terdampak agar kebakaran tidak meluas kembali.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












