Polri Siapkan 6 Pos Identifikasi Korban Kapal Virgo yang Terbalik di Laut Jawa

Polri Siapkan 6 Pos Identifikasi Korban Kapal Virgo yang Terbalik di Laut Jawa

PlatMerah.com, Surabaya – Polri telah menyiapkan enam posko Disaster Victim Identification (DVI) guna mendukung proses identifikasi korban KM Virgo Transport 8 yang terbalik di Laut Jawa. Posko-posko tersebut tersebar di wilayah Jawa Timur dan Kalimantan Selatan untuk memfasilitasi identifikasi antemortem maupun postmortem secara profesional dan manusiawi.

Lokasi Posko Identifikasi Korban

Enam posko DVI yang disiapkan Polri meliputi:

  • Posko DVI Antemortem Dokkes Polda Jawa Timur di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.
  • Posko DVI Antemortem Polda Jawa Timur di Pelabuhan Sumenep.
  • Posko DVI Postmortem Polda Jawa Timur di RS Bhayangkara Surabaya.
  • Posko DVI Postmortem Polda Kalimantan Selatan di RS Bhayangkara Banjarmasin.
  • Posko DVI Postmortem di RSUD Ulin Banjarmasin.
  • Posko DVI Antemortem Biddokkes Polda Kalimantan Selatan di Pelabuhan Trisakti.

Operasi SAR dan Dukungan Polri

Selain menyiapkan posko identifikasi, Polri juga memperkuat operasi pencarian dan pertolongan dengan mengerahkan tiga Kapal Polisi terdekat ke lokasi kejadian. Kapal-kapal tersebut adalah KP Laksmana-7012 dari BKO Kalimantan Selatan, KP Ibis-6001 dari BKO Kalimantan Tengah, dan KP Manyar-5003 dari BKO Surabaya. Ketiganya telah melakukan persiapan bekal ulang untuk mendukung operasi SAR.

Operasi SAR juga diperkuat oleh kapal lain seperti KN Laksamana milik Basarnas, KNP 382 milik KSOP, KM Hai Da, KM Niki Mila Utama, TB TCP, TB Mauha IX, dan KM Cahaya Bahati Jaya, serta dua unit helikopter dari Polda Kalimantan Tengah dan Basarnas Surabaya. Personel dari Basarnas, KSOP, TNI AL, Polairud, dan tim pendukung lainnya juga dilibatkan untuk memperluas area pencarian dan mempercepat evakuasi.

Kronologi dan Data Korban

KM Virgo Transport 8 yang berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin dilaporkan hilang kontak pada Minggu, 13 September 2026, sekitar pukul 02.00 WITA. Kapal tersebut membawa 243 penumpang dan awak kapal. Kondisi darurat diduga akibat cuaca buruk yang menyebabkan komunikasi terputus.

Hingga Minggu sore, 107 orang telah berhasil dievakuasi, dengan 6 di antaranya meninggal dunia dan satu mengalami luka berat. Laporan kehilangan kontak diterima Kantor SAR Banjarmasin sekitar pukul 04.10 WITA, dan seluruh unsur terkait bergerak secara terpadu untuk mempercepat proses pencarian dan evakuasi.

Komitmen Polri dalam Penanganan Korban

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan bahwa Polri tidak hanya fokus pada pencarian dan evakuasi, tetapi juga menyiapkan seluruh dukungan yang diperlukan, termasuk layanan kesehatan, posko pelayanan, dan jalur komunikasi bagi keluarga korban. Semua langkah diambil untuk memastikan penanganan korban berlangsung secara profesional, akurat, dan manusiawi.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup