Pertamina Tambah Pasokan BBM Jember dari Malang dan Surabaya

Pertamina Tambah Pasokan BBM Jember dari Malang dan Surabaya

PlatMerah.com, Jember – PT Pertamina Patra Niaga meningkatkan pasokan bahan bakar minyak (BBM) untuk wilayah Kabupaten Jember dengan memanfaatkan terminal alternatif di Malang dan Surabaya. Langkah ini diambil guna mengantisipasi gangguan distribusi akibat kemacetan panjang di kawasan Pelabuhan Ketapang dan Tanjungwangi, Banyuwangi.

Dampak Kemacetan terhadap Distribusi BBM

Area Manager Communication, Relations and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menyampaikan bahwa kemacetan di kawasan tersebut memperlambat perjalanan mobil tangki yang membawa BBM ke wilayah Tapal Kuda, termasuk Jember. Sebelumnya, waktu tempuh pengiriman BBM ke Jember sekitar 8 hingga 10 jam, tetapi kini meningkat menjadi 15 hingga 20 jam akibat kepadatan lalu lintas.

Strategi Penambahan Pasokan BBM

Untuk menjaga ketersediaan BBM di Jember, Pertamina mengatur pola distribusi dengan memanfaatkan terminal penyangga di Malang dan Surabaya, selain tetap mengupayakan distribusi dari Integrated Terminal Tanjung Wangi. Selain itu, Pertamina menambah pasokan BBM sebanyak 100 ribu liter, terdiri dari 50 ribu liter Pertalite dan 50 ribu liter Pertamax.

Dengan langkah tersebut, penyaluran BBM ke Jember saat ini mencapai 624 kiloliter per hari, melebihi rata-rata kebutuhan konsumsi normal yang sekitar 550 kiloliter per hari.

Pengawasan dan Imbauan untuk Masyarakat

Pertamina terus memantau stok BBM di Jember melalui 41 SPBU yang beroperasi di wilayah tersebut untuk memastikan penyaluran sesuai kebutuhan masyarakat. Ahad Rahedi mengimbau masyarakat agar tidak panik menghadapi antrean di SPBU dan membeli BBM secara wajar sesuai kebutuhan agar distribusi dapat berjalan merata.

Dia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah percaya pada informasi kelangkaan BBM yang belum terverifikasi dan selalu memperoleh informasi dari sumber resmi dan terpercaya.

Signifikansi Penambahan Pasokan

Penambahan pasokan BBM ini penting dilakukan agar kebutuhan energi masyarakat dan pelaku usaha di Jember tetap terpenuhi meskipun terjadi gangguan distribusi di jalur utama. Langkah ini juga menunjukkan kesiapan Pertamina dalam menghadapi tantangan logistik yang dapat berdampak pada ketersediaan BBM.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup