KM Virgo Hadapi Cuaca Buruk lalu Miring, Kirim Sinyal Darurat sebelum Terbalik
PlatMerah.com, Laut Jawa – KM Virgo Transport 8 mengalami kecelakaan di Laut Jawa pada Minggu, 19 September 2026. Kapal yang berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin ini menghadapi cuaca buruk yang menyebabkan kapal mengalami kemiringan hingga akhirnya terbalik. Awak kapal mengirimkan sinyal darurat untuk meminta bantuan sebelum insiden tersebut terjadi.
Kondisi Darurat dan Permintaan Bantuan
<pMenurut Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, awak KM Virgo awalnya melaporkan kepada perusahaan bahwa kapal menghadapi cuaca buruk. Beberapa jam kemudian, kapal mengalami perubahan titik pusat gravitasi (center of gravity) yang menyebabkan kapal miring. Saat kondisi ini terjadi, awak kapal menyiarkan permintaan bantuan dan mengaktifkan Emergency Position Indicating Radio Beacon (EPIRB) sebagai sinyal darurat.
Proses Evakuasi dan Tantangan Lokasi
Lokasi kapal yang berada di Laut Jawa menjadi tantangan tersendiri dalam proses evakuasi. Jika ditempuh dari Banjarmasin, perjalanan menuju lokasi membutuhkan waktu sekitar enam jam. Basarnas melalui Kantor SAR Banjarmasin segera menganalisis situasi dan menginformasikan kondisi darurat kepada seluruh pengguna lalu lintas laut di Laut Jawa untuk membantu proses pencarian dan pertolongan.
Operasi Pencarian dan Penyelamatan
- Unsur laut yang dikerahkan termasuk kapal Basarnas dari Banjarmasin, Surabaya, dan Makassar.
- Empat KRI dari TNI AL mendekati lokasi kejadian.
- Sejumlah kapal di sekitar perairan turut membantu evakuasi korban.
- Basarnas juga mengerahkan pesawat dari Skadron 400 TNI AL Surabaya, helikopter Polri, pesawat CN-235 TNI AL, dan pesawat Caravan BNPB.
- Petugas gabungan dari Polda, Lanal, dan kementerian/lembaga terkait siaga mendukung evakuasi.
Data Korban dan Evakuasi
Beberapa kapal telah berhasil mengevakuasi korban dengan rincian sebagai berikut:
- TB Mauhau 9 mengevakuasi 16 orang (14 selamat, 1 cedera berat, 1 meninggal dunia).
- TB TCP mengevakuasi 6 orang (1 selamat, 5 meninggal dunia).
- MV Haida mengevakuasi 69 orang dalam kondisi selamat.
- KM Cahaya Bahari mengevakuasi 22 orang dalam kondisi selamat.
MV Haida diperkirakan akan menjadi kapal pertama yang tiba di pelabuhan Banjarmasin membawa para penyintas.
Status Kapal dan Investigasi
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan bahwa KM Virgo Transport 8 ditemukan dalam kondisi terbalik namun belum tenggelam. Namun, keberadaan sisa penumpang di dalam kapal masih belum dapat dipastikan. Penyebab kecelakaan akan diketahui setelah investigasi yang dilakukan oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) selesai.
Kesimpulan
Kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa menjadi perhatian serius bagi otoritas terkait. Proses evakuasi yang cepat dengan dukungan berbagai unsur menunjukkan upaya maksimal dalam menyelamatkan korban. Investigasi mendalam diperlukan untuk mengetahui penyebab kecelakaan dan mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












