Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas PT MRT Gelontorkan Rp 300 Miliar

Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas PT MRT Gelontorkan Rp 300 Miliar

PlatMerah.com, Jakarta – PT MRT resmi menggelontorkan anggaran sebesar lebih dari Rp 300 miliar untuk pembangunan pedestrian deck Dukuh Atas yang dirancang menjadi ikon baru kawasan Sudirman, Jakarta Pusat. Proyek ini ditandai dengan peletakan batu pertama yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan ditargetkan selesai pada tahun 2028.

Investasi dan Sumber Dana

Agus Trihan, dari Program Management Office Division PT MRT, menyatakan bahwa pembangunan pedestrian deck masih dalam proses tender dengan nilai investasi yang mencapai lebih dari Rp 300 miliar. Anggaran tersebut berasal dari dana investasi PT MRT serta pinjaman, tanpa menggunakan dana APBD DKI Jakarta.

“Sebagian diambil dari dana investasi dan ada pinjaman juga,” ujar Agus Trihan didampingi oleh Sagita Devi, Kepala Departemen Perencanaan TOD PT MRT, saat konferensi pers di Jakarta.

Desain dan Fungsionalitas Pedestrian Deck

Pedestrian deck ini memiliki desain melingkar dan dirancang untuk menahan beban hingga 500 kilogram per meter persegi. Struktur ini akan menjadi titik transit utama bagi warga Jakarta yang menggunakan berbagai moda transportasi publik seperti MRT, LRT, KRL, dan Transjakarta.

Selain itu, area pedestrian di sisi utara dan selatan akan dilebarkan hingga tujuh meter untuk menyediakan ruang berhenti dan menikmati pemandangan kota. Di lokasi ini juga akan disediakan galeri sejarah sebagai nilai tambah bagi pengunjung.

Strategi Pembebasan Lahan

Pihak PT MRT menegaskan bahwa pembangunan pedestrian deck tidak akan melibatkan pembebasan lahan secara langsung. Sebagai gantinya, mereka akan bekerja sama dengan pihak-pihak yang terhubung dengan lokasi pembangunan untuk mempermudah proses konstruksi.

Signifikansi Proyek

Pembangunan pedestrian deck ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan konektivitas dan kenyamanan transportasi publik di Jakarta. Dengan adanya fasilitas ini, perpindahan antar moda transportasi di kawasan Dukuh Atas diharapkan menjadi lebih efisien dan nyaman, mendukung mobilitas masyarakat ibu kota.

Proyek ini juga diharapkan menjadi ikon baru yang menarik dan memberikan nilai estetika sekaligus fungsional bagi kawasan pusat bisnis Jakarta.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup