Pertalite Akan Dibatasi untuk Desil Tertentu, Ini Cara Cek Online Cukup Masukan NIK
PlatMerah.com – Pemerintah tengah mengkaji kebijakan pembatasan pembelian bahan bakar minyak (BBM) Pertalite berdasarkan tingkat kesejahteraan masyarakat. Rencana ini mengarah pada pembatasan akses subsidi Pertalite bagi kelompok masyarakat yang masuk dalam desil 9 dan 10, yakni 20 persen masyarakat dengan kondisi ekonomi tertinggi. Pemerintah menyediakan layanan online untuk mengecek posisi desil masyarakat cukup dengan memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK).
Apa Itu Desil dan Pentingnya Bagi Subsidi Pertalite?
Desil merupakan pengelompokan masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan sosial dan ekonomi yang tercatat dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Kelompok ini dibagi menjadi 10 desil, dari desil 1 yang menandakan tingkat kesejahteraan paling rendah hingga desil 10 yang menunjukkan kelompok dengan kesejahteraan paling tinggi. Pengelompokan ini digunakan sebagai dasar penentuan sasaran pemberian bantuan sosial termasuk subsidi BBM.
Kementerian Keuangan menyatakan bahwa kebijakan pembatasan ini bertujuan memastikan subsidi BBM benar-benar tepat sasaran dan diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Dengan demikian, masyarakat yang masuk desil 9 dan 10 akan diarahkan untuk menggunakan BBM nonsubsidi.
Cara Cek Desil dengan NIK Secara Online
Masyarakat dapat mengetahui status desil keluarganya melalui layanan daring menggunakan NIK 16 digit sesuai KTP. Berikut langkah-langkahnya:
- Buka situs resmi Cek Bansos Kementerian Sosial atau layanan DTSEN Badan Pusat Statistik (BPS).
- Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) 16 digit.
- Isi kode captcha yang tersedia.
- Klik tombol "Cek Data".
- Informasi mengenai desil keluarga akan ditampilkan.
Jika hasil desil yang muncul dinilai tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya, masyarakat dapat mengajukan pembaruan data melalui situs resmi, aplikasi Cek Bansos, atau melalui desa/kelurahan dan dinas sosial setempat. Pengajuan pembaruan data dilakukan dengan proses verifikasi dan penghitungan ulang oleh BPS secara berkala.
Desil Null dan Penjelasannya
Beberapa masyarakat menemukan status "desil null" saat melakukan pengecekan. Status ini berarti data desil keluarga tersebut belum tersedia atau belum terisi dalam sistem DTSEN. Hal ini bukan merupakan bagian dari skala desil 1 hingga 10, melainkan status teknis dalam basis data yang menunjukkan ketiadaan data.
Perhatian dari BPS dan Pemerintah
Badan Pusat Statistik menegaskan bahwa desil adalah data dinamis yang dapat berubah sesuai pembaruan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat. Oleh sebab itu, masyarakat disarankan untuk secara berkala memeriksa dan memastikan data yang tercatat dalam DTSEN tetap akurat. Pemerintah juga menegaskan bahwa tidak semua orang yang masuk desil 9 atau 10 otomatis kaya; ada kasus di lapangan yang menunjukkan ketidaksesuaian kondisi nyata dengan data yang tercatat.
Kebijakan pembatasan pembelian Pertalite ini masih dalam tahap kajian dan akan diterapkan secara bertahap setelah sistem pendukung siap. Tujuannya adalah untuk meningkatkan efektivitas subsidi dan mendorong penggunaan BBM nonsubsidi oleh masyarakat dengan kemampuan ekonomi lebih tinggi.
Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan fasilitas pengecekan desil secara online dan mengajukan pembaruan data jika diperlukan agar subsidi dapat tepat sasaran dan kebijakan baru dapat berjalan dengan lancar.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












