Skema Sewa Baterai Bikin Ojol Cuan, tapi Belum Tentu buat Anak Kantoran

Skema Sewa Baterai Bikin Ojol Cuan, tapi Belum Tentu buat Anak Kantoran

PlatMerah.com – Skema sewa baterai untuk motor listrik kini semakin populer sebagai solusi menekan biaya awal kepemilikan kendaraan listrik di Indonesia. Model bisnis ini dianggap efektif terutama untuk pengemudi ojek online (ojol) yang memiliki mobilitas tinggi setiap hari.

Keuntungan Skema Sewa Baterai bagi Pengemudi Ojol

Menurut Peneliti Senior Pusat Sistem Transportasi Berkelanjutan Institut Teknologi Bandung (ITB), Agus Purwadi, skema sewa baterai memindahkan sebagian biaya modal awal (Capex) menjadi biaya operasional (Opex) bulanan, sehingga mengurangi risiko finansial bagi konsumen. Bagi pengemudi ojol yang menempuh sekitar 100 kilometer per hari, biaya sewa baterai bulanan jauh lebih ekonomis dibandingkan membeli bahan bakar minyak (BBM).

Misalnya, pengeluaran BBM untuk jarak tempuh tersebut bisa mencapai Rp 400 ribu per bulan, sementara biaya sewa baterai hanya sekitar Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu dengan jaminan garansi baterai. Hal ini membantu menekan pengeluaran bulanan sekaligus menghilangkan kekhawatiran terkait kerusakan baterai.

Keterbatasan untuk Pengguna Harian Jarak Pendek

Meski demikian, Agus menegaskan bahwa skema sewa baterai belum tentu menguntungkan bagi pengguna motor listrik yang jarak tempuhnya pendek, seperti pegawai kantor yang hanya berkendara dari rumah ke kantor sekitar 20 kilometer per hari. Biaya sewa baterai bulanan bisa lebih mahal dibandingkan pengeluaran BBM secara rutin dalam kasus ini.

Efisiensi Biaya Perawatan Motor Listrik

Selain efisiensi biaya energi, motor listrik juga menawarkan penghematan dari segi perawatan. Motor berbahan bakar minyak memerlukan perawatan berkala seperti penggantian oli dan perawatan CVT, yang menambah biaya operasional. Sementara motor listrik relatif lebih sederhana, dengan perawatan yang tidak harus dilakukan setiap bulan selama tidak ada kerusakan signifikan.

Model Bisnis yang Menarik bagi Pengguna Jarak Jauh

Secara umum, skema sewa baterai terbukti menarik minat masyarakat Indonesia, terutama bagi pengguna dengan jarak tempuh panjang dan intensitas penggunaan tinggi. Produsen seperti Polytron telah mulai menerapkan model bisnis ini sebagai salah satu solusi untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik di tanah air.

Dengan demikian, meskipun skema sewa baterai memberikan keuntungan finansial yang signifikan untuk pengemudi ojol, calon konsumen dengan kebutuhan berkendara yang berbeda harus mempertimbangkan kondisi penggunaan mereka sebelum memilih model kepemilikan motor listrik ini.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup