Penjelasan Istana tentang Konsep Ambulans Udara dan Dokter Terbang yang Dicanangkan Presiden Prabowo
PlatMerah.com, Jakarta – Pemerintah melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memberikan penjelasan mengenai inovasi layanan kesehatan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, yakni ambulans udara dan dokter terbang. Program ini bertujuan untuk mempercepat akses layanan kesehatan bagi masyarakat yang tinggal di wilayah terpencil dengan fasilitas kesehatan yang belum merata.
Gagasan dokter terbang muncul dari hasil kunjungan ke berbagai daerah yang menunjukkan ketimpangan ketersediaan fasilitas rumah sakit dan Puskesmas. Dokter terbang merupakan konsep layanan kesehatan bergerak yang menggunakan helikopter untuk menjangkau pasien di daerah sulit diakses, terutama untuk kondisi kesehatan tertentu yang membutuhkan penanganan cepat.
Konsep Dokter Terbang dan Ambulans Udara
Prasetyo menjelaskan bahwa konsep dokter terbang mirip dengan layanan dokter keliling atau mobile dentist car yang sudah dikenal, namun menggunakan moda transportasi udara untuk menjangkau wilayah yang sangat luas dan sulit diakses di Indonesia. Program ini tidak bermaksud menyediakan moda transportasi udara untuk setiap desa atau kelurahan, melainkan sebagai unit reaksi cepat untuk wilayah tertentu yang membutuhkan penanganan segera.
Ambulans udara yang berbasis helikopter ini menjadi solusi untuk mempercepat penanganan dan pelayanan kesehatan di daerah-daerah terpencil. Konsep serupa juga telah diterapkan di beberapa negara sebagai upaya mengatasi kendala geografis dalam penyediaan layanan kesehatan.
Layanan Dokter Gigi Keliling sebagai Pendukung
Selain dokter terbang, pemerintah juga menginisiasi layanan dokter gigi keliling yang menggunakan kendaraan khusus dilengkapi peralatan medis untuk memberikan pelayanan kesehatan gigi langsung ke masyarakat. Inisiatif ini menanggapi data dari cek kesehatan gratis yang menunjukkan tingginya masalah kesehatan gigi di masyarakat serta keterbatasan jumlah dokter gigi yang tersebar di Puskesmas.
Hingga kini, sekitar 60 persen dari 10.000 Puskesmas di Indonesia belum memiliki dokter gigi, sehingga layanan dokter gigi keliling diharapkan dapat mempercepat penanganan masalah kesehatan gigi rakyat.
Upaya Pemerintah dalam Penguatan Layanan Kesehatan
Pemerintah juga terus berupaya memperbaiki fasilitas kesehatan di seluruh Puskesmas dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) untuk memperpendek jarak dan waktu pelayanan kesehatan, terutama di daerah yang paling jauh dan sulit dijangkau.
Selain pengembangan sumber daya manusia medis, termasuk peningkatan jumlah dokter baru, inovasi layanan seperti dokter terbang dan ambulans udara merupakan langkah strategis untuk menjawab tantangan geografis dan keterbatasan fasilitas kesehatan di Indonesia.
Dengan terobosan ini, diharapkan masyarakat di wilayah terpencil dapat memperoleh akses layanan kesehatan yang lebih cepat dan efektif, sehingga meningkatkan kualitas pelayanan dan kesehatan masyarakat secara keseluruhan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.













