Harga Masker N95 Naik di Tengah Paparan Abu Vulkanik, Tembus Rp 25 Ribu per Lembar
PlatMerah.com – Harga masker N95 mengalami kenaikan signifikan di tengah peningkatan paparan abu vulkanik akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau. Masker dengan standar kesehatan tinggi ini kini dijual hingga Rp 25 ribu per lembar di berbagai marketplace, membuat masyarakat kesulitan membeli sesuai rekomendasi Kementerian Kesehatan.
Kenaikan Harga Masker di Tengah Paparan Abu Vulkanik
Kementerian Kesehatan RI menganjurkan penggunaan masker untuk melindungi diri dari bahaya paparan abu vulkanik yang dapat mengganggu saluran pernapasan. Namun, situasi ini diiringi dengan kenaikan harga masker, khususnya tipe N95 yang dikenal memiliki kualitas filtrasi tinggi.
Seorang ibu rumah tangga, Tri Muliati, menyatakan bahwa harga masker N95 melonjak drastis dibandingkan masker biasa. Karena keterbatasan bujet, ia memilih menggunakan masker duckbill yang harganya lebih terjangkau walaupun kualitasnya berbeda.
Perbandingan Harga Masker di Pasaran
Berdasarkan pantauan di beberapa marketplace, harga masker N95 merek Miisoo dijual sekitar Rp 22 ribu per lembar dengan pembelian minimal 10 lembar, sehingga total pengeluaran mencapai Rp 220 ribu belum termasuk ongkos kirim. Stok masker ini juga cepat habis terjual.
Sementara itu, masker duckbill yang sebelumnya dijual sekitar Rp 15 ribu untuk satu kotak berisi 25 lembar kini naik menjadi Rp 35 ribu. Masker duckbill merek Balmed dengan isi 20 lembar dijual seharga Rp 45 ribu di TikTok Shop, dan beberapa toko di Shopee sudah kehabisan stok masker.
Masker duckbill KN95 One Health berisi 10 lembar dijual sekitar Rp 36.500, sedangkan masker merek ICare dengan isi 10 lembar dibanderol Rp 18.500.
Penggunaan Masker oleh Masyarakat
Tri Muliati menjelaskan bahwa meskipun harga masker N95 mahal, warga tetap berusaha memenuhi kebutuhan masker untuk aktivitas di luar rumah. Suami dan anak-anaknya sering menggunakan masker saat beraktivitas karena risiko paparan abu vulkanik yang tinggi.
Masker menjadi kebutuhan penting untuk melindungi kesehatan pernapasan di tengah situasi lingkungan yang mengandung abu vulkanik, sehingga masyarakat berupaya melakukan stok masker meskipun harga meningkat.
Dampak dan Imbauan Kesehatan
Kenaikan harga masker berpotensi membatasi akses masyarakat terhadap perlindungan yang disarankan. Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan mengimbau masyarakat untuk tetap menggunakan masker, terutama tipe yang direkomendasikan guna meminimalkan risiko gangguan pernapasan akibat abu vulkanik.
Situasi ini juga mendorong perlunya pengawasan distribusi masker agar ketersediaan dan harga tetap terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat yang terdampak paparan abu vulkanik.
Data Harga Masker di Marketplace
- Masker N95 (Merek Miisoo): Rp 22 ribu per lembar (minimal pembelian 10 lembar)
- Masker duckbill: dari Rp 15 ribu menjadi Rp 35 ribu per kotak (25 lembar)
- Masker duckbill Balmed (20 lembar): Rp 45 ribu
- Masker duckbill KN95 One Health (10 lembar): Rp 36.500
- Masker ICare (10 lembar): Rp 18.500
Harga yang meningkat tersebut menjadi tantangan bagi masyarakat dalam menjaga kesehatan di tengah tingginya paparan abu vulkanik akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau yang sampai menyebar hingga Jakarta.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.














