Taman Anak Sejahtera Wong Kito Hadirkan Layanan Pengasuhan Gratis dan Inklusif di Palembang
PlatMerah.com, Palembang – Taman Anak Sejahtera (TAS) Wong Kito resmi diluncurkan di Palembang sebagai fasilitas pengasuhan anak yang gratis, inklusif, dan berkualitas. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah melalui Kementerian Sosial untuk mendukung orang tua yang sibuk bekerja dengan menyediakan tempat pengasuhan profesional bagi anak usia 3 bulan hingga 8 tahun.
Peluncuran dan Peresmian
<pPeresmian TAS Wong Kito dilakukan pada Selasa, 11 Agustus 2026, oleh Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Sosial, Fatma Saifullah Yusuf. Acara dihadiri pula oleh Wakil Penasihat DWP Kemensos Intan Agus Jabo, Sekda Sumsel sekaligus Ketua DWP Sumsel Desy Kasnayati Edward, serta Bunda PAUD Kota Palembang Dewi Sastrani. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Gebyar Hari Anak Nasional 2026.
Acara pembukaan diramaikan dengan berbagai penampilan anak-anak, termasuk tarian tradisional, unjuk bakat karate, dan lagu yang dibawakan oleh Nabila Safitri, seorang penyandang disabilitas, yang menunjukkan inklusivitas dan semangat kebersamaan di TAS Wong Kito.
Layanan Pengasuhan yang Profesional dan Inklusif
Fatma Saifullah Yusuf menegaskan bahwa TAS Wong Kito bukan sekadar tempat penitipan anak, tetapi juga pusat pengasuhan yang mengedepankan pendidikan karakter dan kasih sayang. Fasilitas ini ditujukan untuk memberikan pendampingan dan pengasuhan berkualitas bagi anak-anak, membantu orang tua menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa khawatir akan keselamatan dan perkembangan buah hati mereka.
Penitipan anak di TAS Wong Kito bersifat gratis, tanpa biaya, dengan kapasitas saat ini sebanyak 21 anak yang dititipkan oleh orang tua. TAS menjadi solusi bagi keluarga yang membutuhkan tempat pengasuhan yang aman dan mendukung perkembangan anak secara holistik.
Fasilitas dan Dukungan Lingkungan
Selain pengasuhan yang inklusif, TAS Wong Kito menyediakan berbagai fasilitas pendukung seperti arena bermain dan ruang belajar yang dirancang untuk menumbuhkan rasa percaya diri serta kreativitas anak. Pendekatan ini diharapkan dapat memberikan stimulasi yang tepat untuk tumbuh kembang anak usia dini.
Peran Pemerintah dan Sinergi Masyarakat
Bunda PAUD Kota Palembang, Dewi Sastrani, mengapresiasi kehadiran TAS sebagai bentuk sinergi pemerintah bersama berbagai pihak dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak-anak. TAS Wong Kito diharapkan menjadi langkah nyata dalam membangun generasi masa depan yang sehat, ceria, berakhlak baik, dan percaya diri.
Hingga kini, sebanyak 50 Taman Anak Sejahtera telah tersebar di berbagai daerah di Indonesia, seluruhnya berada di bawah binaan Kementerian Sosial, menegaskan komitmen pemerintah dalam meningkatkan layanan pengasuhan anak secara nasional.
Pesan untuk Pengasuh dan Guru
Fatma memberikan pesan khusus kepada para pengasuh di TAS agar menyayangi dan mendidik anak-anak dengan baik, memperhatikan asupan gizi, serta mengajarkan kemandirian dan karakter positif. Harapannya, anak-anak yang dirawat dan dididik di TAS dapat tumbuh menjadi generasi penerus yang sehat dan berprestasi.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












