Prabowo Apresiasi Thailand Bantu Pulangkan 1.000 WNI Korban Online Scam
PlatMerah.com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi kepada pemerintah Thailand atas bantuan dalam memulangkan sekitar 1.000 warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban penipuan online atau online scam. Pernyataan ini disampaikan Prabowo saat konferensi pers bersama Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, pada Senin, 30 Agustus 2026.
Apresiasi atas Bantuan Pemulangan WNI
Prabowo menegaskan bahwa bantuan dari Thailand sangat berarti dan mencerminkan hubungan erat antara kedua negara. Ia menyampaikan terima kasih atas kerja sama yang telah memfasilitasi pemulangan WNI yang menjadi korban kejahatan online tersebut.
“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas nama bangsa Indonesia kepada pemerintah Thailand atas bantuan dan kerja sama yang erat dalam memfasilitasi pemulangan warga negara Indonesia yang menjadi korban online scam. Jumlahnya cukup besar mendekati 1.000 warga negara Indonesia,” ujar Prabowo.
Kerja Sama Politik dan Keamanan
Kedua negara sepakat untuk mempererat kerja sama di bidang politik dan keamanan, khususnya dalam penanganan kejahatan trans-nasional seperti penipuan online. Kerja sama ini meliputi:
- Pertukaran informasi dan intelijen
- Investigasi bersama
- Pelacakan aliran keuangan
- Koordinasi penegakan hukum untuk membongkar jaringan kejahatan
Selain itu, Indonesia dan Thailand akan mengoptimalkan penguatan kerja sama melalui forum Indonesia – Thailand High Level Committee dan Indonesia – Thailand Security Dialogue.
Pengembangan Mekanisme Perlindungan Korban
Prabowo juga mendukung pengembangan Trans-nasional Referral Mechanism (TRM), sebuah terobosan untuk mempercepat perlindungan, identifikasi, dan pemulangan korban kejahatan trans-nasional secara aman dan bermartabat.
Komitmen Thailand dalam Memerangi Kejahatan Trans-nasional
Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul menyatakan kesepakatan untuk meningkatkan bantuan dan kerja sama dalam memerangi kejahatan trans-nasional. Fokus utamanya meliputi penipuan online, perdagangan manusia, dan narkoba. Ia menekankan pentingnya kerja sama dalam penegakan hukum, pertukaran intelijen, penguatan kapasitas pejabat, serta kerja sama di tingkat regional ASEAN.
“Dalam hal ini kami akan lebih banyak bekerja sama, baik dari segi penegakan hukum, pertukaran informasi intelijen, penguatan kapasitas pejabat, dan kerja sama di tingkat regional ASEAN,” kata Anutin.
Konteks dan Pentingnya Kerja Sama Internasional
Kasus online scam yang melibatkan WNI menunjukkan tantangan kejahatan trans-nasional yang membutuhkan koordinasi lintas negara. Bantuan Thailand dalam pemulangan korban menjadi bukti nyata kolaborasi efektif yang mampu memberikan perlindungan bagi warga negara Indonesia serta memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Thailand.
Kerja sama yang diperkuat diharapkan dapat mengurangi risiko kejahatan serupa di masa mendatang dan meningkatkan keamanan bersama di kawasan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.













