Garudayaksa FC Cuci Gudang 20 Pemain Termasuk Eks Timnas Lithuania, Skuad Juara Championship Berganti Proyek Super League
Plat Merah – Garudayaksa FC cuci gudang 20 pemain termasuk eks timnas Lithuania, skuad juara Championship berganti proyek Super League. Klub promosi yang baru saja menjuarai Pegadaian Championship 2025/2026 itu resmi melepas 20 pemain sekaligus, sebuah langkah besar yang menandai transformasi total menghadapi persaingan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Pengumuman tersebut disampaikan melalui akun Instagram resmi klub pada Minggu, 7 Juni 2026.
Keputusan ini menjadi sinyal kuat bahwa Garudayaksa FC serius membangun tim yang kompetitif untuk Super League 2026/2027. Langkah pertama yang dilakukan adalah mengembalikan enam pemain pinjaman ke klub asal masing-masing, yaitu Feby Eka, Raihan Utama, Rygandio, dan Muhammad Ikram kembali ke Dewa United, Komang Tri ke Bali United, serta Rizky Dwi ke Persebaya Surabaya. Selain itu, 14 pemain lainnya diumumkan hengkang, termasuk striker andalan Everton Nascimento, mantan pemain Timnas Lithuania Vytas Gaspuitis, eks Persija Jakarta Taufik Hidayat, Roken Tampubolon, Birrul Walidain, dan Bagus Nirwanto.
Garudayaksa FC cuci gudang 20 pemain termasuk eks timnas Lithuania, skuad juara Championship berganti proyek Super League. Perombakan besar-besaran ini tak hanya terjadi di skuad pemain, tetapi juga di kursi pelatih. Widodo Cahyono Putro yang sukses membawa tim juara Championship memilih hengkang ke PSIS Semarang untuk musim 2026/2027. Manajemen klub dikabarkan tengah mempersiapkan sejumlah nama besar sebagai pengganti, termasuk pemain berlabel Timnas Indonesia seperti Pratama Arhan dan Witan Sulaeman, serta bek asing Thales Lira yang sebelumnya dilepas Persija Jakarta.
Langkah Garudayaksa FC ini sejalan dengan tren perombakan skuad yang dilakukan klub-klub Super League lainnya. Persija Jakarta, misalnya, baru saja melepas tujuh pemain asing sekaligus, termasuk striker top mereka Maxwell Souza yang mencetak 16 gol musim lalu. Persija juga telah mengakhiri kerja sama dengan pelatih Mauricio Souza. Sementara itu, Timnas Indonesia sendiri tengah memanfaatkan keahlian pelatih spesialis bola mati, Andrej Kostolansky, yang baru-baru ini membantu tim Garuda mengalahkan Oman 3-0 dengan gol dari skema tendangan bebas.
Garudayaksa FC cuci gudang 20 pemain termasuk eks timnas Lithuania, skuad juara Championship berganti proyek Super League. Meskipun banyak pemain pergi, manajemen optimistis dapat membangun tim yang lebih kuat. Klub yang lahir dari akademi bentukan Presiden Prabowo Subianto ini diyakini tidak akan tinggal diam dan tengah menyiapkan kejutan di bursa transfer. Dengan fondasi yang solid dan ambisi besar, Garudayaksa FC siap bersaing di Super League musim depan.
Kesimpulannya, langkah berani Garudayaksa FC melakukan cuci gudang total menunjukkan keseriusan mereka dalam menghadapi tantangan baru. Dengan melepas 20 pemain, klub ini membuka lembaran baru yang penuh harapan. Dukungan dari para suporter setia, Spirit of Garuda, akan menjadi energi tambahan bagi tim untuk berprestasi di kasta tertinggi.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.










