Rumor Transfer Panas: Darwin Núñez Terancam Tergusur Demi Raphinha ke Al Hilal

Rumor Transfer Panas: Darwin Núñez Terancam Tergusur Demi Raphinha ke Al Hilal

Plat Merah – Pemain depan Uruguay, Darwin Núñez, yang saat ini membela Al Hilal, dikabarkan terancam kehilangan tempatnya di klub raksasa Arab Saudi tersebut. Kabar mengejutkan datang dari media Brasil Globoesporte yang menyebut bahwa Al Hilal siap melepas Darwin Núñez demi mendapatkan bintang Barcelona, Raphinha, pada bursa transfer mendatang.

Menurut sumber terpercaya, Al Hilal telah menyiapkan dana fantastis sebesar 170 juta euro untuk menggaet Raphinha. Jika tawaran tersebut tidak cukup, klub asuhan Simone Inzaghi itu berencana menjadikan Darwin Núñez sebagai bagian dari kesepakatan untuk membujuk Barcelona melepas pemain sayap Brasilnya. Raphinha sendiri dikabarkan sudah mengetahui proposal ini sebelum Piala Dunia 2026 dimulai, namun ia memilih untuk fokus pada turnamen terlebih dahulu dan baru akan membahas masa depannya setelahnya.

Sementara itu, Darwin Núñez baru-baru ini tampil dalam laga debut Uruguay di Piala Dunia 2026 melawan Arab Saudi di Hard Rock Stadium, Miami. Dalam pertandingan Grup H yang berakhir imbang 1-1, Darwin Núñez hanya bermain di babak pertama sebelum ditarik keluar oleh pelatih Marcelo Bielsa pada awal babak kedua. Penampilannya yang kurang meyakinkan membuat Bielsa memilih memasukkan Agustín Canobbio untuk meningkatkan kecepatan serangan. Keputusan ini memicu spekulasi bahwa posisi Darwin Núñez di timnas maupun klub mulai goyah.

Al Hilal, yang saat ini berambisi merebut kembali puncak klasemen Liga Saudi dari Al Nassr yang diperkuat Cristiano Ronaldo dan Sadio Mané, melihat Raphinha sebagai sosok kunci untuk memperkuat lini serang. Raphinha sendiri masih memiliki kontrak hingga 2028 bersama Barcelona dan secara konsisten menyatakan keinginannya bertahan di Camp Nou. Namun, godaan gaji empat kali lipat dan peran sebagai bintang utama di Al Hilal bisa mengubah pikirannya.

Di sisi lain, performa Uruguay di Piala Dunia 2026 juga menjadi sorotan. Tim asuhan Marcelo Bielsa hanya mampu bermain imbang melawan Arab Saudi, dengan gol penyama kedudukan dicetak oleh Maxi Araujo pada menit ke-80. Hasil ini membuat Uruguay harus bekerja keras di laga berikutnya melawan Cabo Verde pada 21 Juni. Kekurangan daya gedor di lini depan, terutama setelah Darwin Núñez ditarik keluar, menjadi pekerjaan rumah bagi Bielsa.

Kesimpulannya, masa depan Darwin Núñez di Al Hilal kini berada dalam ancaman serius. Klub Arab Saudi itu tampak serius menjadikannya sebagai alat tukar untuk mendapatkan Raphinha. Sementara itu, di level internasional, Núñez juga perlu membuktikan diri agar tetap menjadi andalan Uruguay di sisa turnamen. Keputusan final akan bergantung pada negosiasi setelah Piala Dunia 2026 usai.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup