Taruna Akpol Semarang Ditemukan Tewas dalam Kondisi Terluka, Polisi Selidiki
PlatMerah.com, Semarang – Seorang taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang berinisial AMM (19) ditemukan tewas dalam kondisi terluka di kompleks Akpol, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, pada Jumat (3/1/2026) malam. Polisi masih menyelidiki penyebab peristiwa tersebut.
Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Yuliyanto, membenarkan kejadian tersebut. Korban ditemukan sekitar pukul 19.30 WIB di area luar gedung lingkungan Akpol. “Memang benar tadi malam kurang-lebih pukul 19.30 WIB almarhum ditemukan di lingkungan Akpol dalam kondisi luka, di area luar gedung,” kata Yuliyanto kepada wartawan, Jumat (3/1/2026).
Kronologi Penemuan dan Upaya Penyelamatan
Setelah ditemukan, korban sempat dilarikan ke RS Bhayangkara Akpol untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, nyawanya tidak berhasil diselamatkan. “Namun, yang bersangkutan tidak bisa tertolong dan dinyatakan meninggal dunia,” ujarnya.
Polisi Selidiki Penyebab Kematian
Yuliyanto mengatakan, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut. Petugas telah meminta keterangan dari sejumlah saksi, termasuk orang-orang yang menemukan korban maupun yang berinteraksi dengan korban sebelum kejadian. “Saat ini petugas masih melakukan penyelidikan dengan menggali keterangan dari teman-teman yang menemukan, yang mengetahui sebelumnya, maupun yang berinteraksi dengan korban. Penyebabnya belum diketahui, termasuk bagaimana korban bisa ditemukan dalam kondisi jatuh,” jelasnya.
Keluarga Terima Musibah
Pihak keluarga AMM telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak mengajukan tuntutan. “Kami sudah mendapatkan informasi dari keluarga korban bahwa mereka menerima hal ini sebagai musibah,” kata Yuliyanto.
AMM merupakan taruna pengiriman Polda Papua Barat tahun 2026. Ia rencananya akan mengikuti kegiatan integrasi taruna di Magelang. Saat ini jenazah AMM berada di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jawa Tengah untuk menjalani proses pemulasaran sebelum dibawa ke Makassar untuk dimakamkan. “Saat ini jenazah ada di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jawa Tengah untuk dilakukan pemulasaran yang nantinya akan dibawa untuk dimakamkan di Makassar,” ujar Yuliyanto.
Mewakili institusi Polri, Yuliyanto menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum. “Kami mewakili keluarga besar Polri mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum. Semoga almarhum diterima di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa dan keluarga diberikan ketabahan,” pungkasnya.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












