Erling Haaland Cetak Dua Gol di Debut Piala Dunia, Norwegia Pesta 4-1 Atas Irak

Erling Haaland Cetak Dua Gol di Debut Piala Dunia, Norwegia Pesta 4-1 Atas Irak

Plat Merah – Timnas Norwegia mengawali perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan telak 4-1 atas Irak di Boston Stadium, Kamis (18/6/2026). Laga ini menjadi debut yang sempurna bagi mesin gol Erling Haaland, yang langsung memborong dua gol di babak pertama.

Kemenangan ini merupakan yang pertama bagi Norwegia di ajang Piala Dunia dalam 28 tahun terakhir. Haaland, yang dijuluki ‘Cyborg’, mengaku sangat bangga bisa menjadi bagian dari sejarah tersebut.

“Saya rasa orang-orang bisa melihat perasaan saya di layar lebar stadion. Tentu saja rasanya sangat luar biasa, dan saya sangat bangga bisa melakoni debut serta memenangi laga Piala Dunia pertama Norwegia dalam 28 tahun,” ujar Haaland kepada laman resmi FIFA.

Penyerang Manchester City itu juga memuji kualitas gol yang ia cetak. “Gol pertama saya bagus, yang kedua bahkan lebih indah. Kami memang ditargetkan menang dan bersyukur bisa mewujudkannya, saya harap semua orang di Norwegia berpesta,” tambahnya.

Performa tajam Haaland tidak lepas dari racikan taktik pelatih Stale Solbakken. Keduanya telah membangun koneksi yang kuat sejak Solbakken mengambil alih timnas. “Sejak dia mulai menangani timnas, hubungan kami berkembang dengan sangat baik. Kami mampu tampil memukau di atas lapangan, dan bagi saya itu adalah hal yang paling penting,” jelas Haaland.

Meski Solbakken menyebut Haaland sebagai pencetak gol terbaik di dunia, Haaland tetap rendah hati. “Saya pikir Harry Kane dan Kylian Mbappe mencetak lebih banyak gol daripada saya, jadi secara statistik saya bukanlah yang terbaik,” tegasnya.

Rekan setimnya, Sander Berge, memuji insting buas Haaland di lapangan. “Erling itu sangat efisien dan mematikan di depan gawang lawan. Kapan pun itu, dia bisa menembus pertahanan dan mencetak gol untuk kami, karena dia selalu siap menghadapi tantangan apa pun,” puji Berge.

Berge juga mengungkapkan karakter Haaland yang berubah drastis saat bertanding. “Anda tidak akan menyangka dia akan bermain sampai peluit berbunyi. Anda bisa melihat rasa laparnya saat laga dimulai, dia benar-benar seperti binatang buas,” pungkasnya.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup